Pemmzchannel
  • NEWS
  • REVIEW
    • All
    • Components
    • Gadget
    • Game
    • Laptop & PC
    Laptop 5 jutaan terbaik 2026 Axioo Hype AMD X1 tampak depan di atas meja kayu dengan layar Full HD menampilkan wallpaper JKT48.

    Laptop 5 Jutaan Terbaik 2026: Axioo Hype AMD X1 Jawara Pelajar!

    Stiker prosesor AMD Ryzen AI 9 dan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX pada area palm rest laptop gaming premium Lenovo Legion 5 15AGP11.

    Apakah Lenovo Legion 5 15AGP11 Layak Dibeli dengan Harga 40 Jutaan?

    Desain premium bodi sasis CNC aluminum laptop gaming ASUS ROG Zephyrus G14 GA403 dengan fitur Slash Lighting minimalis di atas meja.

    ASUS ROG Zephyrus G14 GA403 (2026) – Monster Mungil Generasi AI Terkuat

    Roda kemudi sim racing dari paket Moza R5 Bundle yang terpasang di meja dengan latar belakang monitor komputer.

    Moza R5 Bundle – Setir Sim Racing Direct Drive Terbaik Rp7 Jutaan?

  • TIPS & TRICK
  • ABOUT US
No Result
View All Result
  • 11tahun
  • About PEMMZCHANNEL – Media Online Review Laptop Gaming Terdepan di Indonesia
  • About Pemmzchannel – Media Online Review Laptop Gaming Terdepan di Indonesia (old)
  • About Us
  • Advertise With US
  • ASK Pemmzchannel
  • Contact Us
  • DWQA Ask Question
  • Featured at Pemmzchannel
  • IMPORT
  • Latest Pemmzchannel Video
  • News
  • Newsletter
  • Newsletter
  • Pemmz Gr8est Surprize
  • Pemmzchannel – Media Informasi, Review Gadget & Gaming
  • Privacy Policy
  • Promo PEMMZ Yogya
  • Shortcodes
  • Submit Karya
  • Subscribe to Pemmzchannel.com
  • Tarif JNE
  • test speed page
Pemmzchannel
  • NEWS
  • REVIEW
    • All
    • Components
    • Gadget
    • Game
    • Laptop & PC
    Laptop 5 jutaan terbaik 2026 Axioo Hype AMD X1 tampak depan di atas meja kayu dengan layar Full HD menampilkan wallpaper JKT48.

    Laptop 5 Jutaan Terbaik 2026: Axioo Hype AMD X1 Jawara Pelajar!

    Stiker prosesor AMD Ryzen AI 9 dan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX pada area palm rest laptop gaming premium Lenovo Legion 5 15AGP11.

    Apakah Lenovo Legion 5 15AGP11 Layak Dibeli dengan Harga 40 Jutaan?

    Desain premium bodi sasis CNC aluminum laptop gaming ASUS ROG Zephyrus G14 GA403 dengan fitur Slash Lighting minimalis di atas meja.

    ASUS ROG Zephyrus G14 GA403 (2026) – Monster Mungil Generasi AI Terkuat

    Roda kemudi sim racing dari paket Moza R5 Bundle yang terpasang di meja dengan latar belakang monitor komputer.

    Moza R5 Bundle – Setir Sim Racing Direct Drive Terbaik Rp7 Jutaan?

  • TIPS & TRICK
  • ABOUT US
No Result
View All Result
Pemmzchannel

Game Review Battlefield 1 – Behind Every Gunsight Is A Human Being

by Garry Chen
22/10/2016
in Featured, Game
A A
Review Battlefield 1
Share on FacebookShare on Twitter

Related Post

Hands On ASUS Expertbook P5 G2 saat digunakan mengetik di meja pengujian Pemmzchannel

Hands On ASUS Expertbook P5 G2: Tipis, Tangguh & Upgradeable!

23/07/2026
Ilustrasi dampak ekosistem laptop AI PC tahun 2026 terhadap pergeseran industri komersial, kelangkaan komponen RAM, dan teknologi kecerdasan buatan lokal.

Kiamat Laptop Menengah – Tren Laptop AI PC 2026 yang Mengubah Industri

08/07/2026

Review Battlefield 1
What is it? : Game bergenre FPS bersetting pada Perang Dunia Pertama

Pengembang : Digital Illusions CE
Penerbit : Electronic Arts
Platform : Microsoft Windows (Steam), PlayStation 4, Xbox One
Hardware lab : Core i7 3770, 16GB RAM, GeForce GTX 660 Ti, GeForce GTX 1050
Harga : Rp.600,000

Battlefield 1 membuktikan terkadang kita harus melihat kebelakang untuk dapat maju kedepan

bf1_2016_10_20_21_52_03_467Sejak tahun 2010, EA dan DICE sang pengembang battlefield selalu membuat game baru mereka dengan fokus multiplayer berskala besar dan juga mengadopsi fitur game kompetitor seperti Call of Duty. Dengan Battlfield: Bad Company 2, Battlefield 3 dan 4 serial ini menimang berbagai fitur dan juga sistem unlock dari kompetitor. Dan belakangan ini seiring dengan rilis console generasi baru, DICE masih mencari keseimbangan antara kehancuran map pada Frostbite engine dengan map yang luas serta jumlah pemain yang banyak pada satu server yang menjadi ciri khas Battlefield.

Maka untuk game terbaru mereka, DICE menggunakan waktu mereka dengan baik dan membawa serial tersebut ke rentang waktu sejarah yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya, Perang Dunia Pertama. Dan dengan keputusan yang berani tersebut, Battlefield tidak hanya menemukan jati dirinya yang hilang, namun juga cerita yang patut untuk diceritakan.

Untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun, saya sangat excited sekali untuk memainkan single player dari Battlefield. Cerita dari Battlefield 1 mengambil kembali elemen yang sebelumnya mereka tidak pernah dapatkan, dan hasilnya adalah single player yang tidak membosankan dan terlihat seperti DICE tidak memiliki ide baru.

Battlefield 1 dengan cara yang sangat unik melenceng dari kebiasaan cerita single player yang hanya berfokus kepada satu orang, yang terkesan basi dan tidak berkesan. Mereka membawa storytelling pada sebuah game kelevel berikutnya dengan membuat game dengan naratif yang sangat baik yang menceritakan berbagai kisah para lelaki dan juga perempuan yang berjuang pada Perang Dunia Pertaa.

Cerita dalam game ditulis dengan sangat baik dan juga memiliki tona yang berbeda pada setiap cerita. Beberapa karakter hanya berusaha untuk bertahan hidup, yang lain nya berusaha membalas dendam, dan yang lain berperan sebagai pasukan pemberontak melawan kerajaan yang berkuasa. Dan dalam cerita tersebut banyak point point heroik yang menghangatkan diri, karena Battlefield 1 adalah game yang sebagian besar bertona gelap dalam ceritanya.

Battlfield 1 juga mendisplay berbagai sisi Perang Dunia Pertama yang sangat gelap dengan mayat yang berceceran. Walaupun cerita dalam game mengikuti berbagai tona, namun Battlefield 1 menangkap sebagian besar teror dan keputusasaan yang tersebar dalam penderitaan perang. Prolog dari Battlefield 1 sangat menunjukan hal tersebut dimana kedua serdadu yang berlawanan akhirnya lelah dengan semua yang mereka hadapi, dan menurunkan senjata mereka setelah menyadari kehancuran total yang terjadi di sekitar mereka.

Pada gameplay sendiri Battlefield 1 juga agak melenceng dari hal biasa yang menunjukan perang total dengan penembakan membabi buta. DICE dengan jelas menginginkan para player bermain dengan cara yang pintar. Lingkungan perang juga memaksa kita untuk menyelinap di lini depan musuh dikarenakan kamu seringkali kalah jumlah. Pada chapter pertama dan kedua menempatkan kamu sebagai prajurit yang seringkali seorang diri melewati lini pertahanan musuh yang seringkali dihujani tembakan senapan mesin dan juga roket mortar.

Mekanisme menyelinap di game ini juga bukanlah sesuatu yang ditambahkan pada menit terakhir. Mekanisme tersebut juga telah terlihat pada Battlefield Hardline dan dikembangkan lagi untuk Battlefield 1. Penyelinapan juga harus digunakan sebab lahan peperangan seringkali terjadi di daerah dengan banyak lapangan terbuka, sehingga konflik tembak menembak dengan jumlah yang kalah jauh bukanlah opsi yang ideal.

Fitur yang diimplementasikan pada Battlefield 1 tidak hanya terjadi pada stealth. Single player dari Battlefield 1 juga memberikan banyak fitur dan juga mode yang terkadang banyak game hanya mengimplementasikannya dengan setengah hati atau asal ada. Kamu bisa bermain sebagai pengendali tank, dan juga pilot pesawat tempur. Sebagai prajurit tangguh italia ataupun juga pengendara kuda dari region arab. Saya sama sekali tidak pernah sekalipun merasakan bosan, karena single player dari Battlefield 1 sangat terasa fresh dan menyenangkan. Saat melakukan review Battlefield 1 ini saya berani bilang bahwa saya tidak pernah merasakan fun dari bermain game FPS seseru ini selama bertahun tahun.

Untuk grafis sendiri Battlefield 1 memiliki tampilan terbaik dalam serial Battlefield. Semua aspek grafis dari mulai model senjata, api, ledakan, dan lingkungan sekitar sangatlah garing. Dan untuk ukuran grafis yang sangat impresif, Battlefield 1 masih sangat akrab dengan kartu grafis yang tergolong sudah tua. Dengan GeForce GTX 660Ti yang saya miliki, saya mendapatkan sekitar 70-80 FPS pada settingan medium to high dengan 2xMSAA pada review Battlefield 1. Untuk CPU sendiri saya menggunakan Core i7 3770K yang dioverclock hingga 4.2GHz, dengan clockspeed setinggi itu Battlefield 1 masih menguras CPU usage hingga 50-60%, sehingga disarankan untuk menggunakan CPU minimal quadcore untuk bermain Battlefield 1.

bf1_2016_10_20_22_05_43_973Untuk ukuran game sendiri adalah 40GB untuk download. Namun EA mengimplementasikan solusi yang sangat pintar untuk Battlefield 1. Kamu hanya perlu mendownload sekitar 33% dari total download untuk dapat memainkannya. Dan pada saat bermain single player campaign origin akan tetap mendownload sisa dari Battlefield 1, sehingga kamu dapat bermain sembari mendownload. Berubung lab pemmzchannel memiliki internet yang cukup cepat (hehe) maka saat melakukan review Battlefield 1 saya hanya perlu mendownload sekitar 13GB dan langsung bermain single player hingga selesai tanpa terganggu.

Kualitas suara sendiri juga tidak kalah baiknya, sountrack pada setiap mood sangat pas untuk menangkap feeling dari game dan juga cerita yang sedang dipertontonkan. Suara dari ledakan juga senjata sangatlah jelas dan impresif. Begitupun dengan dentuman ledakan dari jauh maupun dekat, suara dari peperangan udara juga sangat nyaring.

Untuk akhir kata, DICE melakukan langkah yang sangat berani untuk mengembalikan kejaan Battlefield. Cerita yang sangat membekas dengan gameplay yang tidak kalah baiknya membuat Battlefield 1 adalah kandidat Game of The Year menurut pemmzchannel.

Sekian review Battlefield 1, berikan pendapat kamu kamu di kolom komentar dibawah. Oh iya Battlefield 1 bisa kamu dapatkan dengan harga 62 dollar singapura atau sekitar 600.000 di Origin Store, ataupun kamu pemain PlayStation 4 ataupun Xbox One kamu juga bisa dapat menikmati Battlefield 1.

bf1_2016_10_20_22_20_22_049

ASUS ExpertBook P1 (PM1403) ASUS ExpertBook P1 (PM1403) ASUS ExpertBook P1 (PM1403)
Tags: battlefield 1FPSFPS Gamegame review

Garry Chen

Related Posts

Hands On ASUS Expertbook P5 G2 saat digunakan mengetik di meja pengujian Pemmzchannel
Featured

Hands On ASUS Expertbook P5 G2: Tipis, Tangguh & Upgradeable!

by Yusril_Pemmzchannel
23/07/2026
Ilustrasi dampak ekosistem laptop AI PC tahun 2026 terhadap pergeseran industri komersial, kelangkaan komponen RAM, dan teknologi kecerdasan buatan lokal.
Featured

Kiamat Laptop Menengah – Tren Laptop AI PC 2026 yang Mengubah Industri

by Yusril_Pemmzchannel
08/07/2026
Jajaran Team ROG bersama Lenny Lin selaku Country Manager ASUS Indonesia saat peluncuran resmi laptop dual-screen ASUS ROG Zephyrus Duo GX651 di Jakarta.
Featured

Resmi Masuk Indonesia, ASUS ROG Zephyrus Duo GX651 Jadi Laptop Dua Layar Terkuat!

by Yusril_Pemmzchannel
18/06/2026
Next Post
New Console from Nintendo

Setelah Rumor Berbulan-bulan, Nintendo Switch Diumumkan

Mengenal Mechanical Keyboard dan Karakteristiknya

Comments 1

  1. Pingback: Ini Dia PC Game Untuk Laptop dengan Memory Kecil - Pemmzchannel

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ASUS ExpertBook P1 (PM1403) ASUS ExpertBook P1 (PM1403) ASUS ExpertBook P1 (PM1403)
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Tips dan Trick : Cara Mengetahui Password WIFI dengan CMD

05/09/2019
ASUS VivoBook 14 A442U indonesia pemmzchannel FI

Baru nih, ASUS VivoBook 14 A442U – Kini dengan Intel Generasi ke-8

07/11/2017
Ini cara cek kapasitas RAM maksimal

Cara Cek Kapasitas RAM Maksimal di PC atau Laptop Windows

30/07/2021

Cara Installasi Driver GPU yang Baik dan Benar

07/02/2013

Review ASUS A451LB: Pengganti sang legenda A46CB + Tutorial Upgrade RAM

300

Cara Installasi Driver GPU yang Baik dan Benar

150
Clash of Clans

Clash of Clans : Town Hall 11 hadir sebagai update terbaru? (updated)

146
Asus A456UF

Review Asus A456UF – A Series Pertama Asus Dengan Intel Skylake

119
Logo angka 4 besar dengan latar belakang galaksi biru melambangkan rilis HyperOS 4 Beta Xiaomi

HyperOS 4 Beta Xiaomi Sudah Tersedia, Ini Daftar HP yang Dapat Update!

14/08/2026
Tampilan depan dan belakang smartphone Huawei Pura 90s warna emas dengan modul kamera telefoto 200MP

Huawei Pura 90s Bawa Kamera Telefoto 200MP, Hasil Zoomnya Luar Biasa!

14/08/2026
Tablet Xiaomi Terbaik merk Redmi warna hitam terpasang pada casing pendukung stylus di meja kerja

Mulai 1 Jutaan! Ini Tablet Xiaomi Terbaik Agustus 2026, Gamer Wajib Melirik!

14/08/2026
Tangan memegang smartphone lipat Samsung Galaxy Z Fold 8 warna ungu dalam kondisi terlipat

Galaxy Z Fold 8 Series Laris Saat Preorder di Indonesia, Ini Varian yang Paling Diburu!

13/08/2026

About

Pemmzchannel adalah portal media digital informasi teknologi terbaru bagi anda para gamer, tech-geeks, review gadget, laptop dan PC desktop gaming terbaru,serta berita unik seputar dunia IT.

Categories

  • Best Pick
  • Components
  • Digital Magazine
  • Featured
  • Gadget
  • Gadgets
  • Game
  • Laptop & PC
  • News
  • other
  • Promo
  • Review
  • Tips and Trick
  • Versus

Recent Post

  • HyperOS 4 Beta Xiaomi Sudah Tersedia, Ini Daftar HP yang Dapat Update!
  • Huawei Pura 90s Bawa Kamera Telefoto 200MP, Hasil Zoomnya Luar Biasa!
  • Mulai 1 Jutaan! Ini Tablet Xiaomi Terbaik Agustus 2026, Gamer Wajib Melirik!
  • Galaxy Z Fold 8 Series Laris Saat Preorder di Indonesia, Ini Varian yang Paling Diburu!
  • About Us
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

© 2024 Pemmzchannel

Bottom Ad
No Result
View All Result
  • NEWS
  • REVIEW
  • TIPS & TRICK
  • ABOUT US

© 2024 Pemmzchannel