Cover review Xenom Pegasus PS15S

Dua hal yang kadang tidak memungkinkan untuk dihadirkan dalam suatu waktu adalah desain stylish dan performa tinggi. Untuk menjadikan performa meningkat dan stabil, tak ada pilihan lain selain mengorbankan estetika desain. Pilihan yang selalu dihadapi oleh para produsen gadget elektronik, Termasuk di dunia laptop gaming. Tapi paradigma ini coba di pecahkan oleh Xenom lewat seri terbaru Pegasus, yakni Xenom Pegasus PS15S yang hadir sama sekali berbeda dari pendahulunya.

Desain – Refresh 180°

Xenom Pegasus PS15S membawa barebone yang benar-benar baru yang berbeda 180 derajat dari pendahulunya. Lebih compact, lekukan desain yang lebih futuristik juga perubahan besar pada system pendingin yang saat ini menggunakan dual fan, akan dijadikan daya Tarik Xenom untuk memasarkan Xenom Pegasus PS15S. Warna di dominasi hitam dengan finishing dove yang akhir-akhir ini jadi ciri khas produk laptop gaming Xenom.

Kita awali dari front cover LCD, finishing dove di atas warna hitam yang dominan terlihat standar tanpa ekstra pemanis kecuali Logo Xenom dan lis bagian atas yang memang adalah dua bagian terpisah. Untuk versi baru Pegasus, Xenom memilih desain semi uni-body yang menurut pemmzchannel adalah langkah penting untuk memangkas dimensi ketebalan. Mau tidak mau, anda harus membuka keseluruhan bottom cover untuk mengakses komponen guna aktifitas maintenance ataupun upgrade. Walau berusaha tampil lebih slim, Xenom sangat mengerti tentang konsekwensi ruang airflow yang berkurang. Untuk itu, dua rubber foot bagian belakang dibuat agak tinggi guna membentuk space yang cukup untuk sirkulasi udara segar. Porsi Mesh-hole sebagai lubang masuk udara segar juga pemmzchannel anggap cukup.

Dengan penggunaan dual fan, tentunya Xenom harus menyiapkan dua exhaust yang pada Pegasus PS15S keduanya ada dibagian belakang. Desain Exhaustnya tak kalah “gahar” jika disejajarkan dengan produk flagship Xenom yakni Phoenix dan Hercules. Bahkan, menurut pemmzchannel, desain exhaust Xenom Pegasus PS15S ini lebih keren dibanding kedua kakaknya, Shiva dan Phoenix. Garis-garis hexagonal yang proposional menebalkan konsep gaming dibanding kedua kakaknya tersebut yang lebih kalem dan kental akan aura professional.

Workstation

Xenom Pegasus PS15S Keyboard dan touchpad
Keyboard dengan backlt dan touchpad dengan tombol klik dedicated

Berbeda dengan tampilan luar pada front cover LCD yang tampil minimalis, bagian workstation Xenom Pegasus PS15S ini dirombak total. Mulai dari area audio bawah panel LCD yang dibentuk berundak hingga membuat speaker benar-benar menghadap pengguna. Tak sekedar ditinggikan, desainnya pun dibentuk futuristik dengan sudut-sudut yang melancip.

Xenom Pegasus PS15S touchpad
touchpad dengan tombol klik dedicated

Turun ke area keyboard, papan yang digunakanpun sedikit berbeda. Kali ini Xenom menambahkan backlit yang sebelumnya absen pada All New Pegasus. Serupa dengan Shiva SV15S, intensitas brightnessnya juga bisa disesuaikan hingga 4 tingkatan. Tak hanya itu, lis di sekeliling keyboard juga di desain ulang. Tak lagi kaku dengan hanya bentangan garis lurus membentuk persegi panjang, kali ini dibentuk lebih dinamis. Beberapa area membentuk sudut lancip menyeimbangkan area audio di atasnya.
Area Palm rest dibawah keyboard juga mengalami perubahan terutama bagian touchpad yang kali ini menggunakan konsep dedicated button. Menurut pemmzchannel, lagi-lagi ini untuk mendapatkan konsep desain yang serasi dengan desain workstation secara keseluruhan. Selama digunakan, respon permukaan touchpad juga dedicated button memberi kesan yang ekspresif.

Port And Connectivity

Xenom Pegasus PS15S tidak lagi dibekali Optical Disc Drive. Ya ini juga salah satu konsekwensi saat produk harus tampil lebih compact. Namun terlepas dari itu, konektifitas dan port I/O yang dibawanya terbilang beda dari yang lain. Sebagai contoh, Xenom Pegasus PS15S memberikan opsi port audio yang diatas rata-rata. Selaian port standar output dan input, pengguna juga mendapatkan Digital audio output port. Seperti Hal nya saudara-saudarnya yang lebih dulu hadir, Xenom Pegasus PS15S juga sudah menyediakan SIM/UIM card slot jika pengguna menambahkan modul modem 4G/EVDO.
Xenom Pegasus PS15S masih menawarkan port VGA (D-Sub) selaian standar HDMI 1.4a. Tapi tak seperti Xenom Siren SR14S terbaru, ia sama sekali tak membekal display port. Total terdapat 4 buah USB port yang semuanya versi 3.0. Sayangnya, USB 3.1 type C yang sedang ramai saat ini absen di Xenom Pegasus PS15S.

Spesifikasi

Spesifikasi tentu satu poin yang juga di refresh pada Xenom Pegasus PS15S yang kita review kali ini. Bagian CPU sudah menggunakan arsitektur Skylake dan GPU sudah diupgrade dengan Geforce GTX950M yang menggunakan VRAM jenis GDDR5. Sedikit info, performa GPU dengan VRAM GDDR5 sangat membantu manakala anda seringkali bermain dengan konten beresolusi tinggi, baik art desaigner maupun gaming. Dengan bandwith memori yang lebih lebar, akselerasi GPU jadi jauh lebih cepat dibanding GPU dengan VRAM GDDR3. Bagi yang sudah advance, menaikan sedikit GPU clock dengan aplikasi pihak ketiga, menjadikan performa Geforce GTX950M GDDR5 ini mampu mengejar kakaknya Geforce GTX960M. Karena chip GTX950M GDDR5 ini sama dengan chip GTX960M hanya pemangkasan di beberapa poin saja.

Barebone baru Xenom Pegasus PS15S ini juga sudah menggunakan opsi storage M.2 yang mendukung PCIe 3.0 x4 (NVMe). Cukup padukan dengan SSD berteknologi PCIe, tak perlu lagi anda repot-repot menggunakan teknologi RAID untuk mendapatkan burst speed hingga 2Gbps. Untuk storage data, anda mendapatkan HDD berkapasitas 1TB yang sudah tertancap di slot 2.5-inch SATA.

Performa

Seperti disingggung di atas, Xenom Pegasus PS15S nampaknya lebih mengandalkan kekuatan GDDR5 pada GPU-nya untuk memaksimalkan performa gaming maupun aplikasi yang butuh mesin pengolah grafis lainnya. Walau tak membekal DDR4 sebagai salah satu benefit Intel Skylake, Xenom Pegasus PS15S punya kans yang kuat untuk kembali merebut tampuk pimpinan laptop gaming dengan Geforce GTX950M GDDR5 yang masih bisa diperkencang performanya dibanding kondisi default saat ini. Lalu kunci lainnya yakni mendefaultkan dual channel pada konfigurasi Memori. Poin ini yang kadang di abaikan oleh beberapa pabrikan lain, sekalipun barebone produk mereka kadang lebih tebal dari Xenom Pegasus PS15S.

Kesimpulan

IMG_5355_logo (7)

Desain dan spesifikasi yang di rombak total boleh lah dijadikan modal utama Pegasus untuk bertarung dengan produk dari brand lain yang ditawarkan dengan harga lebih terjangkau. Juga, meskipun masih di dominasis plastic ABS, tapi Build Quality yang di tawarkan setingkat lebih solid dibanding kompetitornya yang sudah naik kelas dengan kombinasi logam dan plastik. Satu hal yang menjadikan produk-produk laptop gaming Xenom bisa bertahan dan bersaing dengan brand-brand yang lebih dulu popular adalah komitmen mereka untuk selalu menghadirkan produk dengan performa maksimal. Tak terkecuali untuk seri terbawahnya, Xenom Pegasus. Walau pada seri ini, upgrade option CPU juga sudah tak memungkinkan, tapi keinginan pengguna untuk melakukan custom masih sangat terbuka luas.

Pros :

  • Dimensi 25% lebih slim
  • Digital Audio out port
  • Rear I/O panel

Cons :

  • DDR3

Fair :

  • No Optical Disc Drive untuk mengejar dimensi tipis
promo Aorus X7 DT GTX 10

3 COMMENTS

    • Overall barang-barang xenom ini punya build quality yang sangat bagus di tambah lagi, untuk seri-seri terbaru kualitas painting di lapisan finishing sudah jauh lebih tebal. Yang tidak kalah penting sih, desain layout motherboardnya baik sekali

Leave a Reply