Seri ASUS ROG G501 ini sudah ditampilkan sejak computex 2014 lalu, dan seperti tim pemmzchannel sampaikan saat melakukan Hans-on preview kala itu, seri ini merupakan seri pertama ASUS ROG yang bermain di segmen ultra slim gaming notebook menyusul kesuksesan Razer blade dan MSI GS series kala itu.

ASUS ROG G501JW-DS71 Specification

Display : 15.6″ 3840 x 2160 4K UHD (16:9) IPS LED Backlit Antiglare Type Display, Wide Viewing Angle
Processor : 4th Generation Intel Core i7-4720HQ Processor, 2.6 GHz (Max Turbo Frequency 3.6GHz), 6MB Smart Cache
Memory : 16GB Dual Channel DDR3L at 1600MHz (8GB onboard, 1 x 8GB)
Hard Drive : 512GB SSD
Graphics : NVIDIA® GeForce® GTX 960M with 4GB GDDR5
Optical Drive : No ODD
Operating System : Windows 8.1
Networking : Standard 802.11 ac/b/g/n 2×2, Bluetooth 4.0 Included
Audio : Built-in 2 Speaker(s) And Microphone
Bang & Olufsen ICEpower®
SonicMaster Premium
MaxxAudio support
Battery : 6 Cells 96 Whrs
Camera : HD Web Camera
System Dimensions : 383 x 255 x 20.6 ~ 21.3 mm (WxDxH)
Slots/Interface :
1 x COMBO audio jack
3 x USB 3.0 port(s)
1 x HDMI
1 x WLAN On/Off Switch
1 x mini Display Port
1 x Thunderbolt port (Combo with mini Display Port)
1 x SD card reader
1X AC adapter plug
1 x Volume up/down
1 x Screen switch

Spesifikasi yang ditawarkan ultrathin gaming notebook pertama Asus ini menurut kami sudah maksimal untuk ukuran barebone yang ia pakai. Sedikit mengingatkan dengan spesifikasi Razer Blade yang minim upgrade option.  Untuk spesifikasi utama seperti CPU dan GPU, tak perlu di bahas panjang, namun untuk RAM dan Storage perlu kita sedikit infokan lebih detail.

Untuk 16GB RAM yang ada didalamnya, 8GB-nya tertanam pada motherboard, dan 8GB lainnya terpasang pada satu-satunya soket DIMM. Sedangkan untuk storage pada ASUS ROG G501JW-DS71 ini menggunakan koneksi PCI X4 yang secara teori bisa memberikan throughput bandwith lebih lebar dari mSATA slot pada notebook lain yang umumnya menggunakan koneksi PCI X1. Sayangnya, selain slot m2.SATA yang sudah terpasang SSD 512GB, tak ada lagi slot storage lain untuk kita menambah kapasitas penyimpanan.

Design

File0298Secara desain, memang ada beberapa perbedaaan antara G50x yang kami preview di event computex 2 tahun lalu dengan ASUS ROG G501JW yang saat ini kita review. Lebih lengkapnya, anda bisa lihat video Hands-on preview kami di event computex pada video berikut.

File0306ASUS ROG G501JW ini memiliki dimensi panjang 383mm, lebar 255mm, tebal 20.6mm dan berat sekitar 2kg. Menurut kami, masih bisa bersaing dengan beberapa rivalnya, bahkan yang memiliki ketebalan lebih minim seperti Aorus X5 yang belum lama ini diperkenalkan.

Ada beberapa area yang disederhanakan pada desain ASUS ROG G501JW ini, pertama sekali adalah absennya illumination Light pada logo ROG di bagian lid cover. Kemudian lubang masuk udara di permukaan bottom Case juga dihilangkan. Dialihkan kebagian belakang yang artinya berdampingan dengan exhaust hole. Konsep ini cukup unik, dan menjadikan kami sempat meragukan kemampuan disipasi panas notebook ini.

Display Panel

LCD Asus ROG G501JW, 4K bro
LCD Asus ROG G501JW, 4K bro

ASUS ROG G501JW adalah satu dari beberapa notebook gaming yang menawarkan display panel beresolusi Ultra HD 4K. Menggunakan panel buatan Samsung dengan seri LTN156FL02-101, performa tampilan yang diberikan notebook ini cenderung baik dalam hal brightness dan contrast saja, namun masih kurang memadai saat digunakan di luar ruangan. Konsekwensinya sama yakni kurang maksimal di sisi Black level. Performa tampilan ini lebih cocok untuk para gamer dibanding para profesional. Hal ini mirip dengan yang ditawarkan ASUS pada G500 series lainnya.

Perbandingan bobot antara area display dan workstation, juga konsep display panel hinge cukup baik hingga kita hanya perlu menggunakan satu tangan untuk membuka lid display. Satu hal lagi, Lis merah pada Lid panel notebook ini cukup berhasil dalam memberi kesan eksklusif walau genre notebook ini adalah gaming.

Workstation

Asus ROG G501JW workstation
Asus ROG G501JW workstation

Desain workstation pada ASUS ROG G501JW tak berbeda jauh dari beberapa saudaranya yang lebih dulu hadir seperti G500 atau GL500 series. Sebuah papan keyboard dengan single Red backlight dan touchpad yang tombol klik-nya menyatu membuat tampilan workstationnya tampil sederhana. Yang agak disayangkan, ilumination pada keyboard kurang terang dan merata dan juga tak disebar hingga touchpad.

Kelebihan ada pada tuts keyboard yang mengadopsi scissor-switch keys dengan jarak main hanya 1.6mm. Ini menjadikan-nya sangat responsif saat di tekan, bahkan dengan kecepatan yang tidak biasa sekalipun. Sangat berguna bagi para gamer yang sering kali mengalami ghosting dan delay respons.

Audio Feature

Asus Audio WizardASUS ROG G501JW tidak banyak membawa fitur tambahan, dan kebanyakan merupakan fitur By software seperti ROG audio wizard. Dengan aplikasi ini, pengguna bisa mengubah tata suara kebeberapa jenis Environment seperti ganding, musik atau theater. Anda tetap bisa mengubah secara manual preset yang sudah ada sampai anda temukan konfigurasi audio yang paling pas.

 

 

Game First III

Fitur Asus Game First III ini cukup membantu pengguna saat sedang menggunakan koneksi bersama. Mulai dari mengetahui koneksi real dari internet yang ada hingga menentukan berapa per berapa port yang harus di maksimalkan untuk tiap jenis penggunaan. Terdapat 4 preset jenis penggunaan yakni umum (optimization), Game (untuk Online Game), Streaming, dan File sharing.

Pada mode Optimization yang lebih ke arah manual mode, kita bisa menambahkan aplikasi yang kita inginkan untuk lebih diprioritaskan jalur data koneksinya. Tiap-tiap aplikasi bisa kita set berapa mb batas bandwith yang bisa aplikasi itu pakai. Fitur ini bekrja sangat baik kecuali koneksi bersama tersebut diatur microtic yang sudah “dicekik” dari sananya. Dengan begitu kita hanya bisa memaksilkan koneksi yang sudah ditentukan oleh admin tersebut.

Port & Connectivity

This slideshow requires JavaScript.

Untuk urusan koneksi, apa yang bisa kita temukan pada notebook-notebook pada umumnya juga kita temukan pada notebook ini kecuali Network Port (LAN). Kamipun langsung menduga, ASUS ROG G501JW menawarkan opsi eksternal hardware seperti yang sering kita temukan pada beberapa seri Ultrabook ASUS. Dan benar saja, pada paket Panjualan anda bisa temukan beberapa accesories seperti External Gigabit Network via USB dan mini Display port to Analaog video (D-Sub). Jadi, untuk urusan networking secara default, ASUS ROG G501JW hanya mengandalkan modul WIFi Intel 7260.

Sales poin pada bagian ini adalah, ASUS membekali G501JW dengan mini Display Port yang oleh beberapa vendor belum banyak diadopsi. Port ini sekaligus merupakan thunderbolt Port dan output ke analog video via adapter.

Upgrade Option

Hanya 1 slot DIMM dan 1 slot m2.SATA PCI x4 (property of notebookcheck.net)
Hanya 1 slot DIMM dan 1 slot m2.SATA PCI x4 (property of notebookcheck.net)

Bagian bawah yang menganut konsep uni-body tidak memberi kami banyak ruang gerak untuk menginvestigasi masalah upgrade option pada notebook ini. Namun info dari berbagai sumber, ASUS ROG G501JW ini sangat minim opsi upgrade option-nya kecuali sebuah slot DDR3 yang pada beberapa SKU sudah terisi RAM DDR3L 8GB. Yang artinya, modul 8GB pertama tertanam pada motherboard layaknya A series. Sedangkan untuk storage, hanya tersedia 1 slot m2.SATA yang sudah terisi M2.SATA berkapasitas 512GB. Konfigurasi ini mengingatkan kami pada konfigurasi new Macbook dari Apple.

Performance

Performa yang ditawarkan ASUS ROG G501 masuk kelas Mid-high dengan membawa kombinasi CPU core i7 4720HQ dan Geforce GTX960M 4GB GDDR5. Hampir semua Games 3D populer terbaru bisa berjalan sangat lancar di resolusi Full HD pada seting High. Namun untuk menikmati kemampuan maksimal Ultra-HD, nampaknya masih terlalu jauh sebab hardware limitation yang kita tahu belum ada yang secara native mendukung resolusi 4K.

Battery Kapasitas Ekstra

Asus patut diacungi jempol untuk concernnya terhadap kapasitas power battery pada notebook-notebook ROG mereka. Walau agak mengherankan sebenarnya, seri dengan barebone setipis ini malah diberi kapasitas battery super. Mungkin saja, untuk mensuplai panel 4K-nya yang tentu saja haus daya. Bisa dibayangkan, cost untuk batterynya saja cukup tinggi jika menggunakan jenis Lithium Polimer apalagi berkapasitas hingga 95Wh. Terutama juga saat sudah habis usia pakainya, siap-siap merogoh kocek agak dalam untuk penggantian part battery.

Temperature

Temperatur usai 3x RE6 (looping)
Temperatur usai 3x RE6 (looping)

Seperti yang disinggung di poin desain, cooling System pada ASUS ROG G501 ini menggunakan konsep yang baru pertama kali tim pemmzchannel lihat, ASUS memberi nama HyperCool Technology yang secara kerja membuang udara panas kembali ke arah belakang. Sudah pasti, model kipas yang digunakan adalah jenis blower yang bisa mengontrol arah sirkulasi udara. Kombinasi exhaust segaris plus blower fan ini cukup berhasil mengamankan Palm rest dari panas sebab udara panas tersebut tak sempat mencapai area bawah touchpad dan Palm rest.

Jika sedikit diperhatikan, konsep cooling ini sepertinya pengembangan dari konsep cooling pada A series yang sudah lebih dulu membuang udara panas lewat kisi-kisi di bagian bawah LCD. Namun, pada ASUS ROG G501JW, lebih di optimalkan dengan tambahan fan jenis blower.

 

Conclusion

Walau bisa dikatakan agak terlambat menawarkan seri ultra-slim gaming notebook, namun lewat G501JW ini ASUS berhasil memberi contoh baik bagi pabrikan lain dalam hal System pendingin yang nyaman bagi pengguna. Dengan harga yang ditawarkan yakni , ASUS ROG G501JW menurut kami kurang Worth to Money dari sis performa, desain juga upgrade option. Namun jangan lupakan display Ultra-HD yang sudah anda dapatkan dengan harga tersebut.

Produk Sejenis :

All New Xenom Shiva SV15

Gigabyte P35X-V3

Razer Blade Pro 2015

pemmz header

20 COMMENTS

  1. Masih agak bingung dengan spesifikasinya, di review tertera cuma terdapat SSD M2 512GB saja, sedangkan saya beli G501JW resmi dapatnya 128GB SSD M2 + SATA 1TB. Apa bisa SSD 128GB saya di upgrade ke 512GB? Mohon penjelasannya hehee

  2. Om, rog 501 jw ini varian ad brapa macam yah? Bingung ane, abis harganya ad yg bilang 18jt, ad yg 20jt?

    • 551 dan 501 beda konsep barebone. 501 kategori slim (tanpa DVD RW) dengan dual cooling fan, sedangkan 551 kategori dibawahnya. Lebih tebal dengan DVD RW tapi single fan. Untuk spesifikasi, mirip 11 12. Hanya saja, 551VW sudah menggunakan Skylake yang sekitar 5% lebih baik dari haswell pada 501

  3. mas saya baru beli rog g551vw, mau nanya dong kalo sound pelan itu kenapa ya terus pas main witcher 3 ngelag?

    • Kalau sound, menurut saya memang agak kurang bertenaga.
      Untuk witcher 3, game ini memang berat. Coba di optimize lwt geforce experience

Leave a Reply