Telkomsel, bersiap menggelar menggelar layanan Frequency Division Duplexing Long Term Evolution (FDD-LTE) atau 4G di 900 MHz pada Desember mendatang.

“Kami sudah melakukan persiapan menggelar 4G di 900 MHz. Dalam rencana jika pemerintah memberikan lampu hijau,  Desember kita akan luncurkan 4G di 900 MHz di Jakarta,” ungkap Vice President Technology and System Telkomsel Ivan Cahaya Permana di Jakarta, Rabu (19/11).

Diungkapkannya, dalam menggelar LTE Telkomsel 4G di 900 MHz perseroan masih memanfaatkan alokasi frekuensi yang dimiliki di GSM yakni selebar 7,5 Mhz. “Kita belum bisa manfaatkan yang warisan Flexi di 800 MHz untuk E-GSM karena Mobile-8 masih belum pindah. Jadi, dengan menggunakan frekuensi lama ini, isu interferensi minimal,” katanya.

Ditambahkannya, dalam mendukung teknologi 4G perseroan sudah menggelar sekitar 200 BTS LTE Telkomsel dimana nilai investasi sekitar Rp 1 miliar per BTS. “Persiapan infrastrukturnya ada yang memperkuat BTS, menambah antena atau menambah modul,” jelasnya.

Secara terpisah, Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) M Ridwan Effendi mengakui tengah ada  Uji Laik Operasi (ULO) untuk 4G  LTE Telkomsel di frekuensi 900  MHz. “Sedang ada ULO di frekuensi 900 MHz untuk area Jakarta,” katanya.

Sebelumnya, marak beredar kabar Telkomsel  akan menggelar 4G LTE Telkomsel di 900 MHz pasca dimatikannya layanan Flexi. Anak usaha Telkom ini berhak menggunakan 15 Mhz di rentang 800 Mhz dan 900 Mhz jika kombinasi kepemilikan bekas frekuensi Flexi ikut digunakan.

Keinginan Telkomsel ingin menggelar 4G di 900 MHz ini lumayan mengejutkan karena sejak tahun lalu manajemen operator pelat merah itu lebih banyak bicara soal 3G di 900 MHz.

Seandainya pemerintah meloloskan 4G untuk Telkomsel di 900 MHz tentu menimbulkan tanda tanya terutama masalah regulasi walau sudah netral teknologi. Misalnya, isu Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan sertifikasi perangkat jaringan operator (termasuk perangkat di BTS), dan lainnya.

Belum lagi masalah isu persaingan tidak sehat karena pemerintah hanya membuka FDD LTE di 900 MHz dimana tidak semua pemain GSM bisa melakukannya karena kepemilikan frekuensi tak berimbang dan merata.

Tercatat, operator GSM yang memiliki frekuensi di 900 MHz hanya Telkomsel (15 Mhz), Indosat (15 Mhz), dan XL (7,5 Mhz). Hanya di 1.800 MHz semua pemain GSM memiliki frekuensi seperti Telkomsel (22,5 Mhz), Indosat (20 MHz), XL (22,5 MHz), dan Tri (10 Mhz).

Alasan pemerintah tak melepas FDD LTE bagi 1.800 Mhz karena kepemilikan frekuensi tak berdampingan antara sesama pemain dan mengutamakan penataan terlebih dulu serta mengesampingkan adanya teknologi agregasi kanal.

Nah, kalau semua operator sudah jalan di LTE per awal tahun depan, Cloud Gaming sepertinya akan makin cepat datang.

Sumber

promo Aorus X7 DT GTX 10

Leave a Reply