original

Kebanyakan PC biasanya hanya memiliki sebuah sistem operasi, baik itu Windows, Mac OS X, Linux, atau Ubuntu. Walaupun beberapa orang telah memiliki 2 buah OS ter-install, atau yang disebut dual-booting , dimana sebelum proses booting, kita bisa memilih OS mana yang akan diboot.

Sebenarnya sebuah PC tidak hanya terbatas untuk menginstall 2 OS saja, jika PemmzHolics mau anda bahkan bisa memiliki 3 sistem operasi atau lebih pada computer anda . Anda bisa menginstall Mac OS X, Linux, dan Windows pada sebuah PC yang sama. Yang akan membatasi hal ini hanyalah space pada HDD/SSD yang anda miliki dan juga ada beberapa trik yang harus dilakukan sebelum memiliki berbagai OS dalam 1 PC.

Mengapa harus memiliki dual-booting ?

Setiap sistem operasi memiliki kegunaan dan kelebihannya masing-masing, memiliki lebih dari 1 sistem akan memudahkan anda untuk berpindah-pindah OS dengan cepat tanpa perlu berpindah PC. Hal ini tentunya sangat berguna bagi Anda yang memiliki pekerjaan yang membutuhkan OS PC berbeda-beda, atau bagi anda yang hanya ingin merasakan pengalaman berbeda dari OS default anda.

Contohnya, PC anda dapat sekaligus memiliki dual boot berisi OS Linux dan Windows, Linux bisa anda gunakan untuk pekerjaan penting atau sebagai server namun Anda tetap dapat menggunakan berbagai jenis program software yang kompatibel dengan Windows atau bermain PC game dengan hanya merestart boot ke OS Windows.

dual-boot-windows-8-and-windows-7

Jika Anda penyuka Windows 7, dan merasa susah untuk “move-on” ke Windows 8.1 terbaru, anda juga bisa memanfaatkan Dual-boot untuk mencoba Windows 8.1 terlebih dahulu, jadi anda tetap dapat memiliki Windows 7 jika anda pada akhirnya nanti tidak menyukai Windows 8. Bila Anda juga memiliki produk PC Mac, PemmzHolics bisa menginstall Windows bersamaan dengan Mac OS X, sehingga jika suatu waktu anda perlu menjalankan program yang compatible dengan Windows saja, anda bisa mem-boot Windows yang tersedia.

Secara khusus saat Anda menginstall OS Linux, maka juga akan sekaligus menginstall Grub boot loader. Grub akan mampu menampilkan Windows boot loader jika Windows telah terinstall pada drive tersebut, sehingga anda dapat memilih OS yang akan di-boot. Windows juga memiliki boot loader nya sendiri, yang dapat menampilkan pilihan OS berbeda untuk di-boot jika Anda telah menginstall lebih dari 1 versi Windows berbeda pada drive yang sama.

Bagaimana cara kerja Dual Booting OS?

Jika PemmzHolics menyalakan PC, BIOS akan me-load boot loader dari hard drive dan boot loader akan menjalankan sistem operasi yang terinstall di hard drive. Tidak ada batasan khusus tentang berapa banyak OS yang dapat Anda instal. Jika anda hanya memiliki sebuah hard drive, anda tetap dapat memiliki beberapa OS dengan cara mem-partisi HDD/SSD ke beberapa bagian drive  berbeda untuk masing-masing OS berbeda.

dual-boot-partition-setup

Jika HDD/SSD utama anda terbatas, anda bisa menambahkan storage baru untuk menginstall OS berbeda lainnya, anda tinggal memilih atau mengubah lokasi hard drive yang akan di boot pada saat PC dinyalakan, atau pada BIOS menu. Cara lainnya, anda juga dapat menjalankan boot OS dari storage external, cara ini khusus untuk OS Linux Live system dan Windows To Go USB drive.

Berpindah-pindah OS pada PC yang sama

2011-06-14_03-48-16_119

Jika OS berbeda anda install pada drive yang berbeda-beda, maka anda harus memilih drive pada boot device anda setiap kali anda menyalakan PC, hal ini tentunya kurang nyaman, namun yang terpenting adalah OS berbeda yang anda miliki tidak bercampur data dan registry nya dengan OS lainnya. Namun sebenarnya anda juga dapat menginstall dua OS berbeda pada drive yang sama, dan pilihan boot OS akan diatur oleh boot manager.

Ketika anda ingin berpindah OS, anda dapat me-restart PC dan memilih OS yang sudah terinstall yang ingin digunakan. Jika anda sudah memiliki beberapa OS terinstall sekaligus, maka akan muncul sebuah menu ketika PC dinyalakan.

Cara install Dual-Boot system

Berikut ini adalah panduan singkat ketika Anda ingin menginstall dual-boot OS berbeda dalam sebuah PC:

image52

○ 2 Windows OS berbeda

Buat partisi baru pada HDD/SSD anda untuk menginstall OS Windows versi berbeda.

○ Windows dan Linux

Anda harus menginstall Windows terlebih dahulu jika sebelumnya tidak terinstall OS sama sekali. Buatlah Linux installation media, kemudian boot Linux Installer, dan pilih pilihan untuk Install Linux alongside Windows.

○ 2 Linux berbeda

Install Linux terlebih dahulu, barulah install Linux versi berbeda setelahnya. Pilih pilihan : install the new Linux system alongside your old Linux system. Untuk mencegah installer secara otomatis membuat partisi baru untuk Linux kedua, aturlah ukuran partisi Linux pertama anda, lalu buat partisi baru untuk Linux berikutnya.

○ Mac OS X dan Windows

Boot Camp utility yang terdapat dalaam Mac OS X memudahkan anda untuk menginstall Windows sebagai pilihan dual boot Mac anda.

○ Mac OS X dan Linux

Sayangnya Boot Camp pada Mac OS X ini tidak dapat mengijinkan anda untuk menginstal dual-boot dengan Linux system, sehingga ada trik tertentu untuk menginstall nya, yaitu dengan menggunakan rEFInd boot manager. Hal ini akan kami jabarkan secara khusus pada artikel berikutnya. So Stay Tune PemmzHolics !

refind

 

 

Follow us @pemmzfacebook, slideshare

promo Aorus X7 DT GTX 10

12 COMMENTS

  1. Bisakah kita menginstal 2 windows dengan language setting yang beda, misal dual boot windows XP 32 bit dengan regional bahasa jepang, dan windows 7 64bit dengan regional bahasa inggris (UK) ?

    • Bisa banget bro.
      Dibikin aja dulu 4 partisi di HDD pake disk manager bawaan win 7 (3 buat OS, 1 buat data)
      Mulai dengan win XP dulu instal di C.
      udah slesai, baru instal win 7. Mau yg 32bit atau 64 bit duluan gak masalah

Leave a Reply