Taichi Ilustrasi

Pertama kali di perlihatkan pada event Computex 2012 tahun lalu, produk ini masih terselebung etalase kaca. Hanya segelintir pengunjung yang berkesempatan menyentuh dan sedikit mencoba langsung, itupun saat seorang pejabat tinggi ASUS mengeluarkannya dari Etalase. Lewat hampir setahun kemudian, distribusi Taichi baru berjalan, dan salah satu masterpiece tersebut, hadir di workshop Pemmz.

Unboxing dan Kemasan Penjualan.
Unboxing dan Kemasan Penjualan.

<

Accesories Standar dalam paket penjualan Taichi
Accesories Standar dalam paket penjualan Taichi

Overview

Dual LCD Design adalah sales poin utama ASUS Taichi.
Dual LCD Design adalah sales poin utama ASUS Taichi.

Jika sebelumnya anda sudah membaca review Lenovo Ideapad Yoga 13, ASUS Taichi ini merupakan produk yang bermain di genre dan kelas yang sama. Sebuah Ultrabook, dengan tambahan teknologi layar sentuh dan interface Windows 8 terbaru. Secara spesifikasi, bisa dibilang keduanya hampir mirip, nah design lah yang membuat kedua produk ini menarik simpati penggemar nya masing-masing. Jika Lenovo Yoga 13 menawarkan sebuah single LCD ditambah design yang mengedepankan perpindahan panel LCD, ASUS Taichi menawarkan konsep dual LCD. Yang membuat Taichi lux adalah, kedua LCD yang digunakan beresolusi 1920 x 1080p (Full HD). Bisa anda bayangkan, LCD berukuran 11.6″ tapi memiliki resolusi full HD, PPI pasti sangat rapat. Dan pengalaman kami saat menggunakan Lenovo Yoga 13 ataupun MSI Slider, ukuran font dan icon wajib di normalisasi kalau tak ingin mata jadi cepat lelah.

Design

Design2

Meningkat ke sisi design, ASUS Taichi yang tersedia dalam 2 pilihan spesifikasi (core i5 + SSD 128GB atau core i7 + SSD 256GB) membawa design yang tak jauh berbeda dengan ASUS Ultrabook series, terutama UX21 yang sama-sama mengadopsi LCD 11.6″. Sama-sama meruncing di bagian depan. Untuk area workstation dan bottom case sendiri bisa di bilang sama. Yang membedakan hanya material alumunium, warna casing dan keyboard. Yang unik pada Taichi, untuk mendukung fitur conference, di tanamkan dua buah mic yang ASUS namakan Array Mic (1). Di tempatkan pada bagian atas panel LCD, konfiguarsi sepasang mic ini dibuat dapat memaksimalkan Noise Suppressing, Acoustic Echo Cancelling, dan Beam-Forming. Audio surround khas SonicMaster by Bang & Olufsen ICEpower menambah pengalaman audio pengguna Taichi, setingkat di atas pengguna notebook biasa.

Penyangga

Spesifikasi

  • Processor : Intel® Core™ i5 3317U Processor
  • Operating System : Windows 8 Pro
  • Chipset : Intel® QS77 Express Chipset
  • Memory : DDR3 1600 MHz SDRAM, OnBoard Memory 4 GB
  • Display : 11.6″ 16:9 Full HD (Internal) + 11.6″ 16:9 with 10 fingers Touch FHD (External)
  • Graphic : Integrated Intel® HD Graphics 4000
  • Storage : SATA III SSD 128GB
  • Camera : HD Web Camera (5M with Auto Focus 1080P Camera)
  • Audio : Bang & Olufsen ICEpower®
  • Networking : WiFi 802.11 a/b/g/n (Intel WIDI support), Ext. cable supports 10/100 Mbps Ethernet, Bluetooth™ V4.0
  • Battery : 35 Whrs Polymer Battery
  • Dimensions : 33.92 x 22.8 x 17.4 cm (WxDxH)

Display

Taichi LCD Fitur
Taichi LCD Fitur

Ini adalah yang paling menarik. Seperti yang di jelaskan di atas, Taichi punya kans yang sangat besar dalam menarik perhatian siapapun yang melihat hanya dengan mengaktifkan dual screen-nya. Seperti kita tahu, Produk-produk sebelumnya hanya menawarkan flexibilitas posisi LCD, seperti tipe dock-screen (HP’s Envy X2, Acer’s Iconia W510P), tipe flip-frames (Dell’s XPS 12), tipe slider-mechanisms (Sony’s Vaio Duo 11, Toshiba’s Satellite U920t, MSI Slider S20) dan tipe 360-degree-swivel lids (Lenovo’s IdeaPad Yoga). Untuk lebih detail, silakan simak official quick video ASUS Taichi berikut ini :

Port & Connectivity

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Poin ini tak perlu terlalu dalam, karena selain tak ada yang spesial, kesemua port yang ada di sini mirip dengan yang ada pada Asus Zenbook UX21 terkecuali lock screen switch guna me-nonaktifkan auto rotate LCD saat dalam tablet mode.

Performa

3dmark06 Score Taichi
3dmark06 Score Taichi

3dmark08

Skor Intel Ivy-Bridge ULV series pada Benchmark Synthetic ala 3DMark mungkin sudah bisa di tebak. Dan pada ASUS Taichi, tak ada lompatan performa yang signifikan, khususnya untuk versi core i5 yang kami uji kali ini.

Tentu saja, Performa SSD menyumbang banyak total nilai
Tentu saja, Performa SSD menyumbang banyak total nilai

Seperti anda tahu, persentase storage score pada PCMark 7 sangat dominan. penilaian PCMark antara mekanik disk dan SSD terpaut cukup jauh, itu berimbas pada score akhir yang juga terdongkrak cukup signifikan.

Contoh performa Intel HD dengan driver terbaru pada game RE5.
Contoh performa Intel HD dengan driver terbaru pada game RE5.

Okelah, produk ini memang sedikit aneh jika kita pakai bermain game, tapi hasil benchmark di atas lebih kepada informasi bahwa performa driver Intel HD terbaru cukup signifikan memboost kinerja grafis.

Cooling System

ASUS Taichi Cooling System

Mirip dengan Zenbook yang rilis sebelumnya, sistem disipasi panas pada Taichi juga menganut sistem yang sama, memanjang persis di bagian bottom case paling atas. Solusi ini sangat baik dan membuat panas terkonsentrasi di area yang jauh dari tangan pengguna. Hingga saat mengetik, workstation tetap adem.

Battery Performance

Sampai saat ini, Pemmz belum mendapatkan software penguji battery yang cocok dengan windows 8. Khususnya ASUS Taichi ini, Pemmz melakukan perhitungan secara manual selama pengujian. Dan hasil yang didapat, ASUS Taichi 21 mampu bertahan 89 menit saat pengujian menggunakan BatteryEatPro mode clasic. Tergolong kurang baik melihat spesifikasi nya yang hanya menggunakan processor ULV. Namun, consider penggunaan LCD Full HD dan design yang super slim, menjadi poin yang cukup bisa di maklumi.

Conclusion

ASUS Taichi termasuk salah satu gadget yang di paling tunggu tahun ini. Walaupun waktu distribusinya sedikit terlambat di Indonesia, namun secara kebetulan, belum ada vendor lain yang menggunakan konsep dual LCD seperti ASUS Taichi ini. Design adalah yang paling diandalkan produk ini guna merebut minat pengguna yang sedang berburu Ultrabook. Karena jika di lihat dari spesifikasi, sudah cukup banyak Ultrabook yang melengkapi jajaran produknya dengan performa yang mirip, Pun di sisi konektifitas, tidak ada “something spesial” dari ASUS Taichi ini.

Bicara segmentasi harga, wajar jika Taichi di banderol sedikit tinggi. Cost penggunaan dual LCD tentu yang paling terlihat. Sebagai info, ASUS Taichi dengan spesifikasi core i5 + SSD 128GB di banderol dengan harga sekitar Rp 14 juta-an, sedang Taichi yang menggunakan core i7 + SSD 256GB di baderol di angka Rp 16.268.000,-. Nah bagi anda yang sudah lama menunggu kehadiran ASUS Taichi ini, silakan kunjungi www.pemmz.com untuk harga terbaik.

Pros :

  • Dual Screen 11.6″ with Full HD resolution up to 2560 ppi
  • Great audio conference fitur

Cons :

  • Recovery pada unit review drivernya tidak lengkap
  • Masih sering terjadi fitur failure di bagian multi display.

Fair :

  • Battery performance kurang, akibat barebone tipis kapasitas cell battery di press.

 

promo Aorus X7 DT GTX 10

Leave a Reply