Asus G55VW Review | New ASUS ROG Notebook

OVERVIEW

Siapa yang belum kenal Asus ROG ? jika ada berarti anda baru memasuki dunia Notebook Gaming, Nama ASUS sendiri yang sudah besar dan sangat sukses di pasaran tidak mau tinggal diam untuk kalangan Gamers mereka menciptakan Komuniti untuk Para Gamer Asus yang bernama R.O.G ( Republic of Gamers) bersama logo berberntuk mata yang sangat keren dan kuat sebagai lambang Komunitas. Karena keberhasilan nya ROG, Asus menggunakannya untuk Logo sebagai certified untuk Gamers bagi para Gaming-gaming Gears dan hardware dari ASUS. Dalam Review kali ini Team R&D berkesempatan untuk Review dari Notebook ROG terbaru yaitu ASUS G55VW merupakan G series terbaru dengan spesifikasi mengikuti tren dengan menggunakan Intel Ivy bridge terbaru dan disertai Nvidia Geforce terbaru. Apakah keunggulan dari Asus G55 terbaru ? mari kita simak Review hardware berikut :

Spesifikasi

Dalam Testing Review ini, Asus G55VW menggunakan spesifikasi sebagai berikut :

  • Intel Core i7 3610QM Quad core with 8 Thread
  • 12GB RAM DDR3 1600
  • 750GB HDD 7200rpm
  • Nvidia Geforce GTX 660M 2GB GDDR5
  • DVDRW Supermulti drive
  • Windows 7 Home Premium 64 bit
  • 15.5 inc Matte (Anti glare) display Full HD 1920×1080
  • 8 cell Battery
  • Backlight Keybaord

Spesifikasi yang digunakan oleh Asus G55VM ini merupakan Baseline dari Laptop Gaming untuk dapat nyaman bermain pada resolusi Full HD, penggunaan Ivy bridge processor akan membawa kita ke pada kemampuan tinggi untuk multitasking dan multicore optimized dari Game-game terbaru, dan Nvidia “Kepler” terbaru GTX 660M yang bermemory 2 GB GDDR5, merupakan arsitektur baru daripada GPU nvidia yang lebih efisien dan lebih powerfull serta daya yang irit diantara GPU untuk seri GTX. dari spesifikasi yang di berikan Asus sudah memenuhi standar Laptop Gaming .

Penampakan

Sebelum ke sesi Performance testing kita akan melihat bentuk fisik dari Asus G55VW ini ;

Workstation area

pada area kerja kita dapat melihat kalo terjadi sedikit perubahan dibanding generasi sebelumnya yaitu terdapat lapisan silver dengan warna abu-abu tua, letak touchpad masih sama yaitu tepat dibawah spasi yang berarti sangat baik penempatannya agar kita dapat secara mudah menggunakannya, touchpadnya juga dilapisi oleh lapisan agar tidak kotor dan menyusahkan dalam pemakaiannya. keyboardnya menggunakan backlight berwarna putih (sama seperti pendahulunya. terdapat logo ROG pada sisi palm rest sebelah kanan pojok yang menghisasi keseluruhan dari Asus G55VW.

Front Panel

Pada panel Depan Asus G55VW tidak jauh berbeda dengan yang sebelumnya, bahan yang digunakan masih sama yaitu bahan Dof Anti scratch pada body nya, untuk warna masih sama seperti sebelumnya bersama ide kapal stealth yang menjadi pondari dari layout Asus G series ini, terdapat Logo Asus berwarna chrome dan ukiran ROG dibawahnya, menambah kesan solid dan mewah serta bersih.

Panel Kiri

Pada Panel kiri kita mendapatkan 2x USB 3.0, Blueray drive, Card Reader, Front audio panel dan Mic. sayangnya untuk Front panel audionya tidak didukung 5.1 audio.

panel Kanan

Pada panel sebelah kanan terdapat 2x USB3.0, Display port , HDMI out, Gigabit ethernet, VGA port, AC adaptor. dengan adanya Ivy bridge maka dukungan native USB 3.0 sdauh disertakan chipset, dan bagusnya lagi di G55VW ini terdapat display port sehingga untuk anda yang ingin mengeluarkan output dengan dukungan 10 bit colour Monitor maka Notebook ini sudah mendukungnya, HDMI tentu sudah menjadi standar output display saat ini, gigabit ethernet juga merupakan wajib ada, untuk VGA port ini disertakan merupakan keputusan baik karena jika anda masih ingin memakai Proyektor lama untuk presentasi notebook ini pun sudah ready.

Panel Belakang

Pada panel bagian belakang terlihat kalo memang Asus peruntukan untuk Fan Exhaust outake jadi untuk sirkulasi udara panas yang keluar dari dalam Notebook, dalam hal ini G55VW menyertakan dual Fan system dengan 2 lubang udara untuk memastikan sejuknya udara dildalam Notebook ketika digunakan, sebelah dari lubang udara ini terdapat security lock dan pada bagian tengah disertai hiasan logo ROG.

Performance

Untuk sesi Performance kita akan memasuki dua metode test yaitu Synthetic Benchmark dan Real World gaming testing, dalam hal ini kita membedakan karena untuk standarisasi dari setiap User berbeda dan tentunya dalam hal Real word Gaming test lebih akurat karena itu merekam kita secara alami karena sembari dimainkan gamenya. untuk Synthetic tetap kita sertakan sebagai stadarisasi Benchmark dunia yaitu Futuremark.

Synthetic Benchmark

3D mark 06

3d mark 06 kita ikuti sebagai standarisasi benchmark untuk bermain game DX 9 yang masih banyak digunakan atau bisa dibilang mayoritas digunakan oleh developer . dari hasil socre yang dihasilkan 16 ribuan sudah dapat dibilang dapat bermain game-game DX9 terbaru dengan cukup aman dari segi FPS yang dihasilkan, masing-msaing shader score yang dihasilkan sudah juga sangat baik dan membuktikan kalo system berjalan optimal.

3dmark vantage

Pada vantage yang merupakan Benchmark untuk DX 10, Asus G55VW ini mendapatkan score 12776, untuk kelas GTX 660M sudah sangat baik dan dapat menjalankan game DX10 dengan detail tinggi serta FPS yang nyaman. dari CPU score kita juga dapat melihat kalo CPU tidak menjadi pusat bottleneck dikarenakan juga sudah menggunakan arsitektur terbaru yaitu ivy bridge.

3dmark 2011

3d mark 2011 merupakan benchmark terbaru yang paling berat, untuk kinerja DX11 pada GX660 cukup mengejutkan karena kinerjanya sangat baik ini mungkin karena arsitektur Kepler terbaru yang optimal pada DX11. driver nvidia yang terbaru memang meningkatkan kinerja DX11 pada game-game terbaru. walaupun begitu pada game DX11 ASUS g55VM ini untuk bermain pada Full HD harus sedikit menurunkan detail setting ataupun resolusi setidaknya ke 1600×900 untuk mendapatkan FPS aman pada DX11.

Dari Synthetic benchmark ASUS g55VW ini dapat disimpulkan cukup baik dan terjadi peningkatan peforma sekitar 15%-20% dari generasi sebelumnya pada testing yang sama.

Real World Gaming Test

Battlefield 3 merupakan Game DX11 kami menggunakan Auto config karena pada BF3 setiap resolusi yang digunakan dan di support akan generate detail setting yang akan digunakan, dan untuk auto confignya BF3 dapat dijalankan secara lancar dan dengan minimum fps yang sangat baik yaitu pada 32 FPS. ini merupakan scaling performance yang cukup baik.

Crysis 2 merupakan game DX 9 sampai disertakannya patch 1.9+DX11 patch + high resolution texture, menjadikan Crysis 2  salah satu game DX11 terbaik untuk image quality, dari hasil yang dihasilkan pada testing kali ini minimum FPS ada pada 29 FPS ini masih mandapatkan toleransi dan termasuk baik. jika ingin mendapatkan FPS yang lebih memadai anda bisa turunkan resolusi ke 1600×900.

max payne 3 merupakan Game yang belum Rilis, dan dengan dukungan DX 9, DX10 dan DX11. pada testing kali ini kita akan menggunakan DX11 pada mode high dan FXX aa pada Very high, hasil yang didapat cukup bagus, walaupun minimum FPS ada pada 27 namun itu karena kita menggunakan Very high FXAA sehingga performa drop terjadi, namun jika anda menggunakan FXAA pada High mode maka hal ini tidak akan terjadi. jika anda inginkan pada mode Very high maka anda harus turunkan resolusi dari Full HD ke 1600×900 atau maen dengan mode DX9 yang lebih ringan.

Mafia 2 merupakan game yang cukup demanding, texture yang bagus serta efek partikel yang detail membuat game ini layak untuk dijadikan real word performance testing, hasil grade yang didapat adalah C, dan walaupun C terkesan cukup namun sebenarnya ini sangat bagus karena kita menjalankan pada mode high detail aniso 16x. avg 52 FPS dicapai oleh Asus G55VW ini dan tidak terjadi masalah selama pengetesan.

Resident Evil 5 merupakan Game Benchmark favorit kami, sembari menunggu stadarisasi dari benchmark Re6 terbaru kita masih menggunakan testing ini sebagai acuan, engine dari RE5 sangat baik dalam hal scaling kinerja dari multi core processor. dengan disertai GPU yang semakin meningkat kinerjanya semakin membaik. pada testing ini mendapatkan score A dan ini merupakan tanda baik dan membuktikan kalo Asus G55VW dapat berjalan optimal dan tidak bermasalah.

Lost planet 2 meruapkan game yang cukup berat, berat karena gfafik yang digunakan tidak main-main, texture yang setail serta efek post processing yang luar biasa, dalam test di Asus G55VW ini mendapatkan Ranking B dan ini merupakan tanda yang cukup baik, karena dapat bermain dengan FPS yang aman .

Pada game street fighter vs Tekken Asus mandapatkan score A dengan avg FPS pada 151 merupakan hasil yang memuaskan.

Conclusion

Asus G55VW sebagai salah satu 15.6 inc notebook gaming yang cukup powerfull dan dapat diandalkan untuk anda yang memang menginginkan kinerja yang berbanding lurus dengan budget, GTX 660M dan ivy bridge core i7 3610 membuat G55VW sangat menarik untuk dijadikan mobile Gaming machine dan Workstation yang handal.

Pros :

  • Nice performance
  • Matte Screen
  • backlight keybaord
  • Full HD resolution
  • native USB 3.0
  • nice desain layout
  • anti scratch body
  • Stealth inspiration design
  • Ivy bridge processor
  • Display port

Cons :

  • No 5.1 audio Support
  • sound output, left volume domination
loading...

2 KOMENTAR

  1. Keren review nya, saya rencana mau ambil g55 minggu ini, yg saya mau tanya, apakah ada masalah dengan panas? sehingga terjadi throttling? trims.

    • Masalah Panas tidak menjadi masalah karena dapat teratasi, hanya saja dapat teratasi berkat dual Fan yang ada, namun kedepannya memang harus ada maintenance untuk bersihin debu yang ada didalamnya .

Tinggalkan Balasan