i5-7300HQ VS i7-7700HQ, Mana yang Cocok Untuk Kamu

i5-7300hq vs i7-7700hq pemmzchannel

Mungkin sebagian besar dari anda, jarang mendengar perihal prosesor Intel Core i5-7300HQ. Karena rata-rata, laptop gaming dipasaran dipaket dengan seri i7-7700HQ. Banyak pihak juga akan mengatakan, “i7 kan lebih kenceng dari i5”. Well, apakah statement itu memang benar? Karena itulah, kita akan sama-sama mencari tahu. Bagaimana hasilnya i5-7300HQ VS i7-7700HQ.

Seperti yang kita ketahui, rata-rata laptop  yang dilengkapi dengan i7-7700HQ, memiliki kisaran harga 13 juta sampai 30 jutaan rupiah. Normalnya ya!. Karena ada beberapa brand yang sanggup menawarkan laptop dengan i7-7700HQ di bawah 13 juta. Bagi sebagian besar orang, laptop-laptop ini dianggap masih terlalu mahal. Sebab itulah, Intel memberi solusi untuk anda yang memiliki dana dibawah 13 juta, dengan mengeluarkan prosesor i5-7300HQ. Yes it’s i5 and it’s 4 core, 4 thread processors.

Vendor pasti punya alasan, mengapa kebanyakan notebook gaming menggunakan i7-7700HQ. Tapi, gak perlu lah kita korek-korek alasannya. Memang, untuk skenario gaming, i7-7700HQ sudah terbukti merupakan padanan yang pas. Dan sejauh ini, minim sekali keluhan terkait not optimize performance. Tapi, tahukan kamu. Di beberapa skenario, i5-7300HQ seimbang dengan i7-7700HQ. Lah kok bisa? Langsung lanjut aja yuk, kita lihat hasil komparasi i5-7300HQ VS i7-7700HQ.

LG Gaming Monitor Campaign

Kami melakukan benchmark menggunakan laptop yang masing-masing dilengkapi dengan Intel Core i7-7700HQ dan i5-7300HQ. Kami menemui sedikit kesulitan sebab, Kebetulan kedua laptop ini dari brand yang berbeda dan memiliki sistem pendingin yang berbeda. Karena itulah, semua skenario test kami lakukan saat keduanya benar-benar dalam kondisi tidak terserang panas. FYI, Kedua laptop ini juga sama-sama dilengkapi dengan GTX 1050 2GB GDDR5, RAM 8 GB DDR4 dan storage SSD 128GB.

Langsung saja kita simak hasil benchmark dari kedua laptop ini.

Hasil benchmark lebih lengkap, kamu bisa simak pada video reviewnya di bawah ini ya.

Seperti yang dapat kita lihat pada benchmark-benchmark diatas, performa untuk gaming pada kedua prosesor hampir sama, bahkan ada beberapa skenario, performanya sama persis diantara kedua laptop. Akan tetapi, pada game-game yang sangat CPU bound, terlihat bahwa i7-7700HQ mampu menjaga 1% frametime lebih baik daripada i5-7300HQ, tapi average FPS yang dihasilkan dari kedua laptop ini memiliki hasil yang sangat mirip dengan margin of error sekitar 5%.

So, apakah membeli laptop dengan i7-7700HQ worth it? Jawabannya, tentu saja worth it. Itu, kalau dananya ada. Lain cerita Kalau anda punya masalah budget. Menurut pemmzchannel, ya balik lagi lihat kepada kebutuhan anda. Jika anda seorang gamer, yang murni membutuhkan laptop hanya untuk bermain game. “makan, tidur, gaming, repeat… “ Mungkin sebaiknya anda lebih condong ke i5-7300HQ dan menghemat sampai dengan 4 juta rupiah yang bisa anda gunakan untuk membeli game atau accesories pendukung.

Tapi jika anda seorang profesional seperti CAD engineer atau Design Interior, atau laptop ini juga anda gunakan untuk kebutuhan kuliah serta keperluan yang lebih professional. Mungkin anda lebih baik menginvestasikan ke i7-7700HQ. Kenapa? Tentu saja, Intel tidak membuat Core i7 tanpa sebuah alasan. Performa multi-core yang lebih baik daripada i5, karena memiliki Hyper-Threading yang meningkatkan jumlah thread dari 4 menjadi 8, membuat ia mampu mengerjakan 2 proses jauh lebih cepat dibandingkan 1 thread. Game-game AAA dengan teknologi yang semakin baru, mampu memanfaatkan multi-threading lebih baik daripada game-game generasi sebelumnya. Walau bukan berarti game-game tersebut mampu mengutilisasi multi-threading dengan sempurna.

Game-game hingga jaman sekarang rata-rata masih sedikit sulit memanfaatkan multi-threading pada processors. Kebanyakan aplikasi yang sudah mampu dengan baik mengutilisasi multithread malah datang dari aplikasi-aplikasi profesional. Ambil contoh, aplikasi untuk meng-compile­ program C/C++, photo editing (Photoshop), video editing, CAD engineering (VRay), dan program-program professional lainnya.

Sudah tau harus pilih yang mana? Kalau ada komentar, please jangan sungkan coret-coret kolom komentarnya ya..