Google Reply: Chatbot yang Pura-pura jadi Kamu

chatbot Google Reply

UI Google Reply (kredit: NDTV)

Minggu lalu tersiar kabar bahwa Google merilis versi beta untuk sebuah aplikasi bernama Google Reply. Pada dasarnya aplikasi ini dibuat untuk menggantikanmu secara sosial. Artinya, dia akan membaca pesan di laman media sosialmu dan kemudian memberi saran balasan otomatis berdasarkan kebiasaanmu dalam menggunakan media sosial.

Jadi ceritanya, Google baru saja merilis Reply versi beta untuk diuji coba. Syukurlah, ada kebocoran, jadi siapa saja yang berminat bisa memasangnya sekarang. Berkas instalasi Android, APK, sekarang sudah tersedia dan bisa diunduh dari APK Mirror melalui tautan ini.

LG Gaming Monitor Campaign

Kalau berminat, unduhlah berkas APK dari tautan di atas, dan kemudian pasang aplikasi tersebut di ponsel pintarmu. Namun harus diingat bahwa memasang APK dari sumber di luar Play Store memiliki resiko tersendiri. Jadi pastikan kalau kamu benar-benar tahu apa yang dilakukan sebelum mengeksekusi program tersebut.

Bagaimana menggunakan Reply

Begitu selesai memasang aplikasi, kamu akan diingatkan untuk melakukan sign ini menggunakan akun Google, kemudian memberikan akses ke area notifikasi, supaya Reply bisa melakukan tugasnya.

Kamu juga bisa memberikan akses ke kalender dan lokasi, yang seharusnya membantumu merespon sejumlah pertanyaan seperti “Kamu di mana?” Namun dari beberapa laporan, fitur ini kelihatannya belum bekerja dengan baik.

Lebih jauh lagi, aplikasi Reply memberi sejumlah opsi lain, di mana ia bisa memantau jam kerjamu dan mengirimkan balasan otomatis bila kamu kebetulan sedang keluar kantor. Lalu, Reply juga akan memainkan sebuah suara bila seseorang mengirimkan pesan penting. Ceritanya sederhana, bila ada seseorang yang bilang “Hello”, maka Reply akan membalasnya dengan “What’s up?” Sayangnya karena aplikasi ini masih berstatus Beta, maka balasan berbasis lokasi belum terimplementasi dengan baik.

Begitu aplikasi Reply aktif, kamu bisa menunggu sampai seseorang mengirimkan pesan atau kamu bisa mencoba sebuah demo, di mana Reply akan mengirim pesan cepat dan membiarkanmu memilih dari tiga opsi balasan otomatis.

Kabarnya Reply bekerja baik dengan WhatsApp, Slack, Google Hangouts, dan Facebook Messenger, dan ia juga bekerja dengan baik ketika dipasangkan dengan Android Messages dan fitur direct messages Twitter.

Opsi balasan otomatis terlihat di area notifikasi, jadi kamu tidak perlu membuka aplikasi yang terhubung ketika ingin mengirim balasan. Lagipula, balasannya tidak selalu cepat, karena pengguna mesti menunggu sampai notifikasi awal terminimalisir, kemudian melakukan tap cepat. Bagi beberapa orang, jeda yang muncul mungkin tidak membuat mereka merasa nyaman, namun tampaknya Google akan memperbaikinya segera.

Hanya beberapa detik yang diperlukan sampai Reply mengirimkan pesan balasan, jadi kamu memiliki kesempatan untuk membatalkan pengiriman jika sewaktu-waktu pikiranmu berubah. Pada dasarnya apa yang diberikan Google adalah sebuah eksperimen lucu, meski baru pada tahap awal beta. Jadi kamu perlu terus membuka mata untuk mengantisipasi pembaharuan di masa depan.

Era Bot di Depan Mata

Meski Chatbot bukanlah sebuah idiom atau konsep yang benar-benar baru, namun kita semua sadar bahwa ia sedikit meminta tempat di masa depan artificial intelligence. Reply sedikit banyak menjadi bagian dari itu.

Aplikasi tersebut tampaknya memainkan basis algoritma untuk mengenali pola dan kebiasaan seseorang ketika membalas pesan dari teman-teman atau orang terdekatnya. Bagi sebagian orang, Reply adalah teman baik. Tetapi bagaimanapun, ia artifisial. Jadi, perlakukan ia sebagai mainan baru yang menarik dan menyenangkan.