Preview Acer Swift 3 (2018): Terjangkau Berarti Cepat

Acer Swift 3 (2018)

Apa yang kamu bayangkan ketika mendengar kata “laptop dengan harga terjangkau”? Bila kamu sedikit paham tentang apa itu laptop berkualitas, kalimat seperti itu umumnya identik dengan produk laptop dengan desain tebal, kualitas layar buruk, dan daya tahan baterai yang hanya sanggup hidup beberapa jam saja. Acer Swift 3 (2018) dilabeli sebagai perangkat terjangkau, meski …. definisi terjangkau yang dimaksud bisa saja dimaknai berbeda.

Kami cenderung memaknai “terjangkau” sebagai sebuah kata yang lekat dengan perangkat yang meski tidak terlihat premium dan eksklusif, namun masih memiliki kelas tersendiri. Dan di rentang harga 13-jutaan, Acer Swift 3 (2018) jelas masuk kategori terjangkau. Pendek kata, laptop kelas menengah ini merupakan sebuah perangkat yang indah sekaligus mumpuni di kelasnya. Lagipula, Swift 3 generasi terbaru itu ditawarkan dengan prosesor Intel generasi ke-8.

Spesifikasi

  • Model:SF314-52G
  • Prosesor: Intel Core i5-8250U
  • RAM: 8GB
  • SSD: 256GB
  • Kartu grafis: NVIDIA GeForce MX150 2GB
  • Bentang layar: 14 inch FHD

*Disclaimer: spesifikasi di atas bisa jadi berbeda di setiap distributor.

Desain dan Layar

LG Gaming Monitor Campaign

Situs resmi Acer Indonesia sebetulnya belum mencantumkan Aceer Swift 3 generasi terbaru di dalam daftar model Swift yang dipasarkan di Indonesia. Namun beberapa toko online di Indonesia sudah menyediakannya, jadi yang berminat bisa dengan mudah mencarinya di beberapa saluran toko online.

Jujur saja, desainnya mungkin tergolong ketinggalan sedikit di belakang. Layaknya sebuah perangkat yang didesain di tahun 2013. Namun di rentang harga 13 jutaan, hal itu bisa dianggap wajar. Dengan ketebalan 1,7 cm dan bobot sekitar 1,49 kilogram, perangkat satu ini terlihat lebih berat dibanding Dell XPS 13, namun dari segi tampilan rasanya tidak jauh kualitasnya dengan MacBook Pro 13.

Sapuan alumunium menyapu bagian lidah display, dan setengah bagian bawah laptop terbuat dari logam. Desain macam ini membuatnya memiliki sedikit citra premium, meski dalam kadar seadanya. Tetapi hendaknya kita tidak patut mengeluh melihat citra desain semacam itu, karena menuntut terlalu banyak pada sebuah laptop di bawah 15 juta tentu saja akan terasa tidak adil.

Sebuah keyboard backlit standar digunakan oleh Acer, yang tentu saja tidak biasa untuk sebuah perangkat di kelas ini. Namun karena bukan didesain total sebagai laptop premium, keyboardnya jadi terkesan biasa saja. Tetapi, ia masih bekerja dengan sangat baik. Di bagian touchpad juga tidak ada yang spesial, namun dimensinya besar, dengan tekstur yang menyenangkan ketika disentuh.

Resolusi FHD 1080p di atas bentang layar 14-inch sebetulnya sangat normal untuk sebuah laptop kelas menengah. Sementara resolusi layarnya kurang lebih mengasyikkan, namun kualitasnya tidak sepenuhnya oke. Tingkat kecerahan maksimumnya hanya mencapai 242nits, dengan rasio kontras maksimum sebesar 530:1. Angka sebesar itu tidak buruk, hanya saja masih tertinggal dibanding, misalnya, Asus Zenbook UX330UA yang memiliki rasio kontras 940:1 dan tingkat kecerahan maksimum 315nits.

Ketika duduk menghadap Swift 3 generasi terbaru, layarnya terlihat oke-oke saja meski bukan yang terbaik. Suguhan warnanya terlihat mendekati kondisi aslinya, meski rasio kontras dan tingkat kecerahan yang rendah membuat sebuah objek berwarna sulit tampil menonjol.

Performa

Prosesor quad core i5-8250 yang berarti Intel generasi ke-8 memberi lebih banyak pernyataan mengenai performa laptop satu ini. Artinya, kamu bakal memperoleh sebuah perangkat laptop dengan performa efisien dan sangat kuat. Pendek kata, Swift 3 generasi terbaru memperoleh pembaharuan yang sangat bermakna, bila dibandingkan generasi sebelumnya.

Dengan spesifikasi tersebut, Swift 3 (2018) agaknya bisa dengan mudah memuaskan kebanyakan orang yang berharap sebuah perangkat laptop kelas menengah terjangkau, dengan sistem yang berada di depan, setidaknya di kelasnya. Dan bila kamu memang mencari perangkat laptop macam itu, rasanya kamu tidak memerlukan perangkat selain Acer Swift 3 (2018).