Teknologi Terbaik dari CES 2018

laptop baru

CES 2018 memang sudah berakhir, namun setidaknya ajang yang kemarin diadakan di Las Vegas itu cukup mampu meninggalkan kesan mendalam bagi orang yang berkunjung kesana. 

Lalu, apa saja kejutan-kejutan teknologi terbaik yang ditawarkan oleh CES 2018? Mari kita simak daftarnya di bawah ini:

1. Misfit Path

Jam tangan pintar (atau smartwatch) mungkin bukan pilihan bagi kebanyakan orang, namun Misfit Path menarik perhatian karena talinya yang kecil, dan terlihat sangat indah untuk sebuah jam tangan pintar. Kalau suka dengan jam tangan analog, maka kamu akan mudah jatuh cinta dengan produk ini – sebab ia memang didesain demikian.

LG Gaming Monitor Campaign

Ketika dipakai di pergelangan tangan, Misfit Phase membantu melacak seberapa banyak dan seberapa jauh kamu melangkah, berapa banyak waktu yang habis untuk tidur, dan juga fitur lain seperti menerima teks sms atau panggilan. Kamu juga akan menerima notifikasi langsung dari ponsel pintar yang terhubung dengan jam tersebut.

Bagi maniak perangkat anti-air, Misfit Path juga memberikannya. Ketika resmi dijual nanti di musim semi, jam tangan tersebut akan dibanderol seharga $150 (atau sekitar dua jutaan dihitung kurs sekarang). Penuh gaya dan cukup terjangkau harganya.

2. The Wall Samsung

Beberapa dari kamu mungkin mengira perlombaan inovasi di bidang televisi sudah selesai. Dulu, orang menganggap mustahil ketika ada vendor yang ingin memproduksi sebuah layar LCD dengan ukran lebih dari 85-inch. Jelas sulit dan mahal.

Akan tetapi di CES 2018, Samsung mengejutkan banyak orang dengan layar 140-inch yang tidak menggunakan teknologi OLED atau LED. The Wall … demikian Samsung menyebutnya. Dalam usaha keras merengkuh angka besar tersebut, perusahaan asal Korea itu menggunakan MicroLED. Artinya, jutaan dioda cahaya kecil dibariskan di dalam sususan khusus (LED array).

LED array digunakan oleh iklan komersil dan biasanya memiliki jumlah piksel raksasa yang akan dengan mudah terlihat oleh mata manusia, kecuali kamu berada jauh dari layar. Akan tetapi karena ditujukan untuk penggunaan rumahan (yah … walau kami sendiri tidak yakin ada orang yang mau memasang LED sebesar 140-inch) The Wall menjanjikan pengalaman menikmati tontonan di atas televisi, dan bukan di atas papan iklan digital.

3. Razer Mamba Hyper Flux

Nama ini merujuk pada satu mouse gaming kelas atas yang diproduksi oleh Razer. Dalam paket penjualannya, pengguna akan memperoleh sebuah mousepad bernama Firefly, yang akan mengisi daya baterai mouse lewat medan magnet. Teknologi macam ini memungkinkan pengguna untuk melepas baterai dari mouse, dan membuatnya jadi lebih ringan.

Mouse satu ini memiliki sembilan tombol pemrograman, pencahayaan chroma, dan switch mekanis. Harganya memang mahal, sekitar $249 (atau 3,3 juta rupiah). Namun rasanya orang yang suka dengan kemewahan perangkat gaming takkan keberatan dengan harga di titik itu.

4. Digital Storm Park

Perangkat desktop PC untuk gaming seperti Digital Storm Park dirancang untuk orang yang ingin menghemat lebih banyak ruang di dalam kamar mereka. Tingginya hanya 12-inch, sementara lebarnya hanya 4-inch. Saking slimnya, kamu takkan menduga bahwa di dalamnya ada Intel Core i7-8700K dan Nvidia GeForce GTX 1060.

Perangkat ini dijual mulai dari $1,299. Dari luar ia terlihat impresif, dengan tubuh alumunium, dan pencahayaan case yang membuatnya terlihat lebih seksi. Kalau ingin mempertimbangkan pengganti laptop premium yang tidak kalah impresifnya, maka Digital Storm Park jadi pilihan yang sangat masuk akal.

Seandainya empat produk teknologi terbaik CES 2018 di atas masuk ke Indonesia, mana yang pertama kali kamu beli?