Battery Laptop di Charge Terus menerus, Bahaya Gak Sih?

Hei  mobile gamers, sudah sering banget, bahkan terlalu sering kita dapat pertanyaan, sebenernya bahaya gak sih adaptor selalu terpasang saat menggunakan laptop dalam jangka waktu lama? Atau istilahnya di charge terus menerus? Apalagi untuk keperluan gaming. Nah, buat yang belum kita balas pesan-nya satu per satu, kita bikinkan artikel khusus untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Kenapa sih Laptop Sekarang, Battery-nya Di Tanam?

Gigabyte Aero 14 DisassemblyKita pasti tahu fungsi battery, dan dari awal di ciptakan, tak berubah banyak fungsinya. Paling hanya bahan dasar yang berubah. Saat ini, Lithium Polymer banyak di gunakan sebab bisa lebih leluasa dibentuk untuk menyesuaikan layout yang tersedia pada chassis. Kebayakan laptop berdimensi tipis seperti Ultrabook, sudah lama menggunakan battery jenis Lithium Polymer.  Namun karena ia harus tampil setipis mungkin, jenis Polymer ini tak diberi cangkang khusus seperti battery jenis Lithium-ion. Jadilah, bottom case laptop menjadi cangkang pelindungnya. Sebab itulah ia memiliki kekurangan, tidak removeable.

Baca juga : Mitos, Fakta dan Tips Seputar Battery Laptop

Apakah Lithium Polymer punya Fitur Auto-Cut?

Rangkaian dalam battery
Rangkaian dalam Battery

Sebenarnya bukan dari jenis bahan si battery, fitur auto-cut hadir karena di tanam dalam rangkaian pengatur input output yang ada pada battery (regulator).  Dan sekalipun laptop dari pabrik rumahan asal China Daratan, rangkaian regulator mereka sudah mengintegrasikan fitur Auto-Cut. Karena fitur ini bukan lagi sesuatu yang mahal untuk di terapkan. Sebab fungsinya yang hanya sebagai saklar otomatis. Hanya sajaaaaa.. kualitas komponen dalam rangkaian regulator tadi berbeda-beda kualitasnya. Nah, hal tersebutlah yang membedakan keawetan komponen battery anda nantinya. Fitur Auto-Cut yang gagal bekerja akan membuat dua kemungkinan kejadian, pertama, posisi selektor ke posisi ON yang artinya, arus akan terus masuk sekalipun battery sudah terisi penuh. Kemungkinan ke dua, posisi selektor ke posisi OFF yang membuat arus tak mengisi battery.

Terus, Bahaya gak kalau Adaptor Selalu Terpasang?

Dalam kondisi fitur Auto-Cut berfungsi, pastinya akan selalu aman. Jadi, ada baiknya anda secara periodik memamantau kondisi pengisian battery. Jika masih berfungsi baik, pemmzchannel pastikan, ia bukan ancaman bagi kesehatan battery. Ada baiknya, anda juga memeriksa kondisi power adaptor termasuk kabel powernya. Lebih baik lagi jika anda menambah sebuah aplikasi seperti HW Monitor untuk memantau arus yang masuk, walaupun tak semua parameter di tampilkan sesuai keadaan aslinya.

Musuh sebenarnya

Penyebab Battery Laptop Drop
Cell dalam Battery

Jika semua anda pantau dan hasilnya baik, tinggal satu hal yang tak kalah penting anda pantau, Yakni Temperatur. Karena apa? Untuk anda ketahui, baik Lithium-Ion ataupun Lithium Polymer, keduanya punya reaksi yang destruktif saat terus menerus di hajar panas. Untuk jenis Lithium-Ion, cell-cell yang tersusun di dalam tiap-tiap silender, sedikit demi sedikit akan rusak serta mengakibatkan battery berkurang daya serapnya. Sedang  untuk jenis Lithium Polymer, panas merubah kondisi kimiawi hingga tak lagi mampu menyerap dan menyimpan daya.

Jika anda perhatikan, hal tersebut juga yang menjadikan produk battery seringkali di larang dalam penerbangan. Karena jika tidak di seal dengan baik, di khawatirkan, perubahan temperatur bisa membuat battery rusak, bahkan lebih parahnya, meledak.

Baca juga : Kenapa sih Laptop Cepat Panas? Kenali 5 Penyebabnya

Apa yang Sebaiknya di Lakukan?

Anda perlu me-review Habit anda dalam menggunakan laptop, termasuk durasi pakai dalam 1 x 24 jam.  Jika anda termasuk gamers, yang acap kali memaksa hardware bekerja full-load, sangat di sarankan anda menggunakan tools tambahan untuk membantu udara panas dalam laptop keluar lebih cepat. Atau minimal, menjauhkan hembusan panas ke arah di mana battery berada.  Saat battery dalam temperatur kerja yang kondusif, kualitas dan usia pakai cell di dalamnya otomatis akan jauh lebih panjang.

Nah, demikian sedikit tips untuk merawat battery laptop agar makin awet tahan lama. Jika ada tambahan dari pembaca sekalian, penulis sangat berharap anda sampaukan dalam kolom komntar.

Ok, see U Next time

 

loading...

Tinggalkan Balasan