Perhatikan Beberapa Hal Berikut ini Sebelum Memilih Laptop Programming

memilh laptop programming

Apakah kamu adalah seorang programmer? Bila ya, maka kamu tentu saja membutuhkan laptop untuk bekerja. Dalam hal ini laptop programming. Sama halnya seperti laptop untuk gaming maupun desainer grafis, pada dasarnya laptop untuk programming membutuhkan kombinasi ciamik antara eksekusi, mobilitas tinggi, performa, dan daya tinggi.

Pasar laptop memberikan banyak sekali pilihan laptop untuk programming, meski fakta ini bukan berarti bahwa kamu harus membeli semua pilihan yang tersedia. Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana memilih perangkat laptop yang paling sesuai untuk kebutuhan programming. Tapi menemukan yang terbaik bukan hal yang mudah, terutama bila budgetmu terbatas. Kami di sini ingin membantu kamu menemukan laptop yang tepat untuk keperluan programming. Apa saja kriteria yang perlu diperhatikan dalam memilih laptop untuk programming?

  1. Mungkin kamu memerlukan sebuah panel layar IPS

Dalam banyak hal, panil layar IPS lebih baik dibandingkan TN. Pasar laptop menyediakan banyak sekali pilihan laptop semacam ini, dan antara satu dan lainnya memiliki spesifikasi yang mirip. Meski begitu, layar IPS bukanlah harga mati, dalam arti tipe itu bisa diganti dengan lainnya. Bila demikian, maka sebaiknya kamu fokus pada pemilihan RAM, GPU, dan CPU.

Ada beberapa pilihan laptop dengan layar IPS yang rasanya bisa kamu pertimbangkan di sini, namun kami cenderung lebih suka Asus Zenbook UX330UA, sebuah laptop dengan layar 13.3-inch touchscreen resolusi FullHD.

Baca juga : ASUS ZenBook UX330UA – UltraBook Berspesifikasi Menengah Dengan Desain Wah

  1. Yang dibutuhkan adalah laptop dengan daya tahan baterai super

Ini tergantung sepenuhnya kepada tuntutan pekerjaan dan bagaimana kamu bekerja. Bila ternyata kamu memiliki PC Desktop untuk mengganti fungsi laptop programming, maka laptop dengan daya tahan baterai tinggi tidak terlalu diperlukan.

Oh ya, bila kamu adalah tipikal orang yang sangat aktif bergerak kemana-mana, maka sebuah laptop dengan bobot ringan sangat dibutuhkan. Di titik ini kami merekomendasikan Gigabyte Aero 14 W7, sebuah laptop yang memiliki daya hidup panjang lebih dari 12 jam berkat battery berkapasitas 94,24Wh! Dukungan prosessor Intel Core i7-7700HQ serta RAM sebesar 16GB tentu sudah sangat cukup untuk membantumu mengerjakan coding maupun CAD.

  1. GPU adalah bagian penting

Untungnya pasar kartu grafis untuk laptop terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Dalam hal pengembangan game maupun pekerjaan yang berhubungan dengan 3D modelling, memiliki sebuah GPU menjadi hal penting bagi setiap laptop untuk programming.

Nah, kami merekomendasikan Apple Macbook Pro Retina MJLT2 yang hadir dengan bentang layar 15.4-inch dan dukungan dari AMD Radeon R9 M370X-2GB. 16GB keping RAM serta prosessor Intel Core i7 sudah cukup sebagai tambahan yang mumpuni. Layar IPS tipe retina display rasanya bakal juga bakal membuat orang jatuh cinta kepada Macbook Pro yang satu ini.

  1. Prosessor Modern Jelas dibutuhkan

Sebuah prosessor modern dan cepat, untuk menemani pekerjaan terkait dengan pengembangan aplikasi maupun situs, jelas menjadi sebuah matra wajib bagi pemburu laptop programming. Pada intinya, haram bagimu untuk memilih prosessor kelas rendah.

Kami memiliki favorit di sini, di dalam diri Aorus 15 X6. Memiliki bentang layar 15.6-inch beresolusi QHD dengan prosessor Intel Core i7-6820HK yang merupakan CPU kelas flagship di platform mobile PC. Serta RAM DDR4 32GB yang tertanam di dalamnya jelas tidak bisa dilewatkan begitu saja.

  1. Pilih antara HDD 1TB atau SSD

Sebuah gabungan antara SSD dan HDD 1TB dalam satu laptop menjadi pilihan ciamik, meski harganya lebih mahal nantinya. Namun bila tidak bisa memilih SSD, maka sebaiknya pilih laptop dengan HDD kapasitas 1TB; dan sebaliknya.

Laptop dengan layar 15.6-inch atau 17-inch yang memiliki banyak port SATA atau mSATA atau koneksi M.2 juga bisa dipilih, sebab memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk menambahkan penyimpanan. GIGABYTE Sabre 15 (P45K) DUAL STORAGE, misalnya, bisa menjadi satu pilihan paling ciamik.

pemmz-gr8est

5 KOMENTAR

  1. wah arkikel nya sangat membantu, kebetulan banget saya lagi nyari laptop untuk programing, kalo menurut pemmz lebih milih windows atau mac untuk programing

    • Itu tergantung environment yang dibutuhkan pak. Sebaiknya mengikuti yang sudah terbentuk di perusahaan atau di project bapak. Tapi jika memang projectnya single, dan tidak tergantung dengan tim, saya prefer windows,

  2. Dear pemmz,
    Worth it ga ya beli laptop 2nd dgn spek i7 haswell/broadwell ulv dibanding laptop baru I5 kabylake ulv?

Tinggalkan Balasan