Tiga Cara Mengubah Bitrate File MP3

menurunkan bitrate MP3

Seorang penggemar musik tidak memerlukan sebuah komputer/laptop super untuk mendengarkan lagu. Akan tetapi seorang penggemar musik pasti mengoleksi ribuan file mp3 di dalam hardisk komputer atau laptopnya.

Mp3 merupakan format audio yang paling populer. Daripada mengoleksi audio/musik dalam format lain (seperti APE, FLAC, ALAC, AIFF, WAV atau PCM Audio) yang tentu saja bakal memakan lebih banyak ruang dalam hardisk, MP3 menjadi solusi yang ciamik dan ringan. Tapi sudah bukan rahasia lagi, bahwa file MP3 merupakan jenis file audio yang terkompresi.

Pada dasarnya format audio MP3 adalah sebuah format lossy, yang berarti kualitas audio dikorbankan guna menjaga ukuran file agar tetap berukuran kecil, sehingga tidak memakan banyak ruang di dalam hardisk. Karena itu format yang satu ini lebih sering disimpan ketimbang format lain – pengecualian bisa dibuat bila kamu adalah die hard fans of music yang haus akan kualitas audio mumpuni.

Apakah kamu berpikir untuk mengganti bitrate di setiap file MP3 yang dikoleksi? Hal ini bisa amat berguna bila kamu ingin mereduksi ukuran file MP3. Misalnya bila kamu memiliki sebuah file MP3 berukuran 320 kbps, maka kamu bisa mengecilkan bitrate nya menjadi 192 kbps. Tindakan macam itu sekaligus bakal mereduksi ukuran file MP3 yang kamu miliki. Dan perlu diingat juga: reduksi atas bitrate bakal menurunkan kualitas audio pula.

Camkan satu hal lagi: kamu tidak bisa melakukan convert dari MP3 ber-bitrate rendah ke tinggi, sembari berharap file tersebut akan memiliki kualitas suara lebih. Kamu tidak bisa mendapatkan kualitas dengan menaikkan bitrate file MP3 yang kamu miliki.

Solusi dalam bentuk reduksi bitrate file MP3 (dari tinggi ke rendah) bisa sangat berguna bila kamu ingin menghemat ruang di dalam hardisk. Namun sebelum melakukannya, kamu membutuhkan satu di antara tiga software berikut:

#1 Fre:ac

Ini adalah sebuah software open source yang memiliki banyak opsi yang bakal membantumu melakukan convert untuk format audio yang berbeda. Di dalamnya tercakup beberapa jenis encoders, jadi kamu tidak perlu mengunduh encoder untuk file seperti FLAC, WAV, dan lain sebagainya.

Fre:ac
Tampilan software Fre:ac. (sumber: freac.org)

Senjata utama Fre:ac adalah fitur encoder yang bisa ditemukan di bagian setting. Adalah LAME MP Encoder yang digunakan oleh software ini untuk mengubah sebuah format audio menjadi format MP3. Dengan demikian, kamu memerlukan encoder lain bila ingin mengubah sebuah file audio ke sejumlah format seperti BONK, WAV, OGG, atau FLAC.

Dalam settingan standar, Encoder bawaan Fre:ac akan memberikan file MP3 dengan bitrate yang tidak terlalu besar angkanya.

#2 AmoK Mp3 ReEncoder

AmoK MP3 ReEncoder adalah sebuah software gratis, yang membantumu mengubah file FLAC, WAV, atau MP3. Ada beberapa versi program yang tersedia untuk diunduh. Yang pertama adalah versi untuk Windows 32-bit, dan yang kedua adalah untuk Windows 64-bit. Ada beberapa versi software lainnya. Semisal versi keempat yang memberikan dukungan konversi untuk OGG dan FLAC.

Reencoder
AmoK Mp3 ReEncoder. (sumber: amok.am)

Bila kamu ingin menurunkan bitrate MP3, software yang satu ini akan membantu menurunkan file MP3 320kbits ke 192kbits.

Salah satu kekurangan AmoK MP3 ReEncoder adalah ia tidak bisa digunakan untuk mengkonversi file WAV ke MP3. Beberapa pengguna mengeluhkan kondisi ini, kendati software pertama sebetulnya bisa menjadi pilihan bagus untukmu.

#3 MP3 Quality Modifier

Yang terakhir ini merujuk pada program gratis untuk pengguna Windows, yang mudah digunakan dan bekerja dengan sangat baik. Dan yang paling penting, program ini aman untuk diunduh dan diinstall.

quality modifier
MP3 Quality Modifier. (sumber: Softtonic.com)

MP3 Quality Modifier hanya bisa bekerja mengubah bitrate MP3, jadi tidak bisa digunakan untuk mengkonversi file audio lain ke MP3. Bila kamu ingin mengubah bitrate file MP3, maka software inilah yang paling cocok.

pemmz-gr8est

Tinggalkan Balasan