Review Gigabyte P35X V6 – Sekarang Dengan GTX 1070, 2 x Lipat Performa GTX 980M!

0

Baiklah, mungkin anda bertanya-tanya, dan bukan cuma anda sebenarnya. Semua pemerhati produk laptop gaming dari seluruh dunia bertanya-tanya. Mengapa hingga versi ke enam, Gigabyte, khususnya seri P35 ini tidak mengalami perubahan barebone yang signifikan?. Tapi hari ini kita tidak akan bahas dulu hal seputar desain, mungkin lain kali, saat Gigabyte sudah merubah desain produk laptop gaming mereka, semuanya!

Gigabyte P35X V6 – Geforce GTX 1070 dalam Barebone 22 mm

geforce_gtx_1050_final_1476742773-page-007Kita bahas dulu seputar spesifikasi Gigabyte P35X V6 ini. Pada SKU ini, Gigabyte amat sangat berani membenamkan sebuah Geforce GTX 1070 8GB GDDR5 ke dalam barebone setebal 21mm. Sejauh ini, pesaing terdekatnya, MSI GS73VR yang belum lama rilis, masih bertahan di GTX 1060. Sedangkan Asus ROG GL502VS, mengganti barebone ke ukuran yang lebih tebal dari sebelumnya saat bermigrasi ke GTX 1070. Hmm.. Bagaimana keadaan si Pascal ya .. setelah lebih dari 1 jam di gedor panas, akan sama-sama kita ulah tuntas di salah satu paragraf artikel review Gigabyte P35X v6 ini.

Geforce GTX 1070 8GB GDDR5 256-bit

GeForce_GTX_1060_GeForceGTXTop_1467823051Komponen ini adalah artis utama dalam selubung casing Gigabyte P35X V6. Menawarkan jumlah cuda core hampir 2x lipat pendahulunya si GTX 970M. Geforce GTX 1070 versi laptop bahkan memiliki cuda core lebih banyak dari versi desktopnya yang hanya membawa 1920 buah cuda core. Lupakan GTX 970M, chip Pascal pada P35X V5 ini pun jauh lebih superior dari GTX 980M yang sama-sama ber-Memory Interface 256-bit. Dibanding GTX 980M (1038 MHz), 1070 memiliki GPU clock hampir 40% lebih tinggi (1443 MHz). Pas sudah, cuda core berlimpah plus GPU clock high-class = Killer. Setuju?

Belum lagi fitur baru di generasi Pascal (mungkin beberapa belum bisa dirasakan di platform notebook saat ini) seperti VR ready dan Ansel. Untuk para gamers hardcore, terdapat juga support G-SYNC, 120Hz monitor, dan juga 4K Gaming. Fitur yang disebutkan terakhir, yakni 4K Gaming, coba ditawarkan oleh Gigabyte P35X V6 yang kita review kali ini. Jika anda tertarik dengan G-SYNC dan 120Hz monitor, 2 fitur ini bisa anda dapatkan di seri Aorus.

CPU & RAM

Untuk processor, masih sama dengan versi 5 sebelumnya. Sebuah chip Intel core i7 6700HQ berinti 4 menjadi otak utama si hitam berbahan utama logam aluminum ini. Untuk spesifikasi detail i7 6700HQ, kamu bisa lihat pada beberapa review laptop gaming lain by pemmzchannel, yang juga menggunakannya. Di sisi Memory utama atau RAM, Gigabyte P35X V6 dibekali 2 slot SoDimm DDR4 yang tertancap dua keping Rip Jaws 8GB pc 2400 MHz. Total kapasitas adalah 16GB ini masih bisa kamu tingkatkan lagi ke 32GB jika kamu masih merasa kurang.

Storage

Gigabyte Swappable BayBagian storage, Gigabyte P series terkenal cukup royal. Jika MSI menggunakan adapter tumpuk, Gigabyte lebih memilih menyebarnya langsung di atas motherboard. Total terdapat 2 buah slot M.2 yang bisa anda tancapkan hingga 2 buah SSD, 1 buah 2.5-inch SATA dan sebuah ODD yang mendukung Swappable Bay. ODD ini juga bisa anda ubah fungsinya menjadi slot HDD SATA 2.5-inch kedua. Perlu diingat, satu dari 2 M.2 slot tadi untuk beberapa SKU sudah terisi dengan dedicated streaming engine. Jadi, kemungkinan hanya tersisa 1 saja M.2 slot. Masih lebih dari cukup untuk memaksimalkan sisi storage laptop ini karena sudah mendukung PCIe up to 2000 mbps.

4K Display Panel

Gigabyte P35 GTX 10Langsung masuk ke poin panel monitor. Gigabyte P35X V6 yang kita review menawarkan display panel IPS berlapis anti-glare dengan resolusi 4K 282 ppi. Panel yang digunakan masih serupa dengan P35X v5 yakni, Sharp SHP144E. Dengan resolusi tinggi dan pixel per inch yang lebih rapat, secara otomatis, Gigabyte P35X V6 ini mampu menawarkan opsi color Gamut hingga spectrum yang lebih luas. Sales poin unik pada fitur true RGB, tentu sangat membantu untuk para profesional yang seringkali mengeluhkan perbedaan warna pada hasil cetak dengan desain yang tampil pada layar monitor.

Yang agak kurang maksimal dari panel ini adalah, performa respon time nya jika dibandingkan dengan kompetitor berpanel 1080p. Hal ini mungkin bisa diterima sebab panel 4K yang masih dalam tahap penetrasi saat ini. Untuk beberapa judul game dengan kualitas grafis tinggi dan pergantian frame yang cepat, mungkin akan anda temukan beberapa kali screen tearing. Ini bisa di kondisikan dengan menurunkan resolusi game ke 1080p, jika terpaksa.

Workstation, Port & Connectivity

Workstation, port juga daftar konektifitas pada Gigabyte P35X V6 serupa hal-nya dengan desain yang tak banyak berubah. Satu-satunya yang terlihat berbeda adalah pada port USB type C yang menggantikan salah satu port USB type A. Nampaknya hal ini di lakukan tanpa redesain bagian upper case. Terlihat sekali, Gigabyte hanya menambahkan sejenis surface adapter. Well, tetap sebuah nilai plus dimana saat ini kebanyakan laptop modern memang sudah menerapkan jenis USB type C ini. Dengan kemampuan transfer data hingga 10gbps, ia menawarkan trasfer rate dua kali lipat dibanding USB 3.0.

Performa

Nvidia Geforce GTX 1070 8GB GDDR5 menunjukan taringnya di sisi ini. Kita ambil sample pada barebone yang sama, yakni Gigabyte P35X V5 yang menggunakan Geforce GTX 980M, peningkatan amat luar biasa. Pada skenario 3D Mark Vantage, GPU Score GTX 1070 unggul 31% lebih. Di skenario 3D Mark 11, unggul lebih jauh lagi hingga 68%. Sedang pada 3DMark Firestrike, GTX 1070 unggul 105%.

Pada sesi in game benchmark RE6, GTX 1070 unggul hampir 45% lebih tinggi. Sedangkan pada test rendering 3D object via Unigine Heaven 4.0, perbedaannya mencapai 53%. Terakhir,  untuk performa sistem secara keseluruhan, Gigabyte P35X V6 yang kita review mendapat score 5102 saja. Ini agak janggal sebab versi GTX980M dengan performa SSD yang sama mencetak 5550 poin. Pengujian secara continue menjadikan panas pada komponen mempengaruhi hasil akhir PCMark 7. FYI, untuk PCMark 7 kita test paling terakhir dari serangkaian test di hari yang sama. Ini mengapa pengujian synthetic perlu pengulangan untuk mengambil score rata-rata. Kebetulan, unit yang datang tidak bisa berlama-lama di lab pemmzchannel.

Temperature

Poin ini juga menarik untuk dibahas mengingat perubahan frontal hanya terjadi di spesifikasi tanpa perubahan mayor pada desain barebone. Pada versi 5, P35X hanya menggunakan 2 heatpipe memanjang yang dishare antara CPU dan GPU. Keterbatasan ruang? ya pastinya. Sekalipun dengan kualitas heatpipe dan heatsink terbaik saat ini, agaknya ini tetap menghawatirkan jika masih diterapkan pada P35X V6. Untungnya, putaran kipas pada P35X dapat dibuat selalu berputar dalam kecepatan maksimal. Meskipun jadi terdengar berisik, ini adalah solusi satu-satunya untuk menekan panas pada area pendingin.

Untuk GPU, pemmzchannel yakin, Pascal semakin efisien dalam bekerja. Efeknya, panas yang hinggap di GPU teorinya lebih rendah dari versi GTX 980M sekalipun. Tapi di CPU, Intel core i7 6700HQ skylake masih terlalu superior “panas” nya. Terutama sekali saat bertemu aplikasi yang meminta ia selalu berjalan di mode turbo boost atau kecepatan clock maksimal. Via HW Monitor didapatkan temperture CPU rata-rata langsung bertengger di angka 93°C sesaat setelah clock berlari pada kecepatan maksimal selama 5 menit.

Battery Performance

battery benchmark gigabyte p35x v6Selain storage, keunggulan produk laptop Gigabyte adalah kapasitas battery yang besar. Walau belum sebesar Gigabyte Aero 14 yang mencapai 94.24 Wh, kapasitas battery P35X V6 yang mencapai 75.81 Wh termasuk massive mengingat dimensi ketebalannya. Via BatteryEatPro, pemmzchannel mendapati P35X V6 mampu bertahan 75 menit. Hasilnya kok kurang? Tentu saja, gak tembus di atas 100 menit karena LCD panelnya 4K yang otomatis lebih menyedot daya.

Conclusion

P35X V6 weight and dimensionIntinya, produk ini Gahar sekali performanya mas bro. Thanks buat Nvidia dengan chip Geforce GTX 1070 8GB GDDR5-nya. Sebuah solusi komputasi grafis tingkat tinggi berhasil di hadirkan dalam barebone 21mm pada Gigabyte P35X V6. Untuk mengatasi disipasi panas yang timbul, selain membuat fan berputar selalu maksimal, sebaiknya anda menggunakan eksternal cooling pad jika berencana menggunakannya full load dalam waktu lebih dari 3 jam.

Tambah lagi, produk-produk laptop gaming Gigabyte menawarkan banyak fitur untuk memaksimalkan kinerja sistem secara keseluruhan. Misalkan saja dalam dashboard control panel yang GUI-nya paling eye-catchy dari semua manager buatan vendor lain.
Menurut pemmzchannel, Gigabyte P35X V6 adalah produk yang revolusioner karena mampu memadukan handling dan performa dengan cukup baik. Anda tak akan menemukan laptop gaming 21mm dengan performa GTX 1070 saat ini. Setidaknya dalam waktu dekat.

promo Aorus X7 DT GTX 10

Leave a Reply