Branding tentang Sub-Brand Strix sudah cukup lama di lakukan pihak Asus. Saat itu, kelompok produk Accessories Gaming yang pertama kali dimasukan sub-brand gaming ROG Strix ini. Belum lama ini, Asus memutuskan memasukan kategori produk Laptop kedalam sub-brand Strix. Laptop pertama yang membawa nama Strix tersebut adalah, Asus ROG Strix GL502VT.

Spesifikasi Asus ROG Strix GL502VT

aSUS ROG gl502vt VS gl502vy
Spesifikasi Asus ROG GL502VT

Menurut press realease yang pemmzchannel terima saat peluncuruan produknya, Asus ROG Strix GL502V ini sejatinya hadir dalam dua pilihan yang garis besarnya dibedakan atas GPU yang digunakan. GL502VT untuk seri dengan geforce GTX970M 6GB, dan GL50VY untuk seri  dengan geforce GTX970M 8GB. Kesemuanya sudah menggunakan CPU versi Skylake yakni Intel core i7 6700HQ yang tentunya dilengkapi juga dengan DDR4.

AS SSD GL502VT

Untuk Storage, tersedia 1 slot 2,5-inch SATA berisi HDD 1TB 7200rpm dan 1 buah slot M.2 PCIe yang secara default sudah terpasang SSD Samsung SM951 jenis NVMe dengan pilihan kapasitas 256GB untuk versi GL502VT dan 512GB untuk versi GL502VY. Speednya jangan ditanya lagi, kenceng pool. Satu hal yang ditawarkan versi GL502VY adalah opsi layar 4K plus G-Sync.

Design & Material

Asus ROG Strix GL502VT Front cover

Menurut pemmzchannel, design Asus ROG Strix GL502V memadukan design G501 dan G752. Seluruh barebone sepenuhnya berbalut material logam Almunium dengan finishing matte. Terus terang, menurut pemmzchannel, tekstur brushed almunium di atas warna hitam matte sedikit memberikan kesan kusam. Berbeda halnya seperti yang kita lihat pada GL552VW dengan warna gold-nya. Bagian front cover ditempatkan sebuah logo ROG dan dua garis pemanis khas laptop gaming ROG. Yang berbeda, warna latar orange bukan berasal dari backlit LCD, melainkan seperti stiker scotlite yang akan berpendar jika terkena cahaya. Mirip seperti yang ada di jaket atau rompi pak polisi Indonesia. Di bagian bawah front cover, anda juga bisa temukan grafir teks bertuliskan Republik of Gamer.

Asus ROG Strix GL502VT Front open

Dengan dimensi tebal 23.5mm dan bobot hanya 2.2KG, Asus ROG Strix GL502VT ini hampir memiliki ukuran layaknya ultrabook. Ini sebenarnya yang menjadi sales poin dari produk ini. Walaupun sebenarnya ada laptop gaming dengan GTX970M yang lebih extreme lagi tipisnya, seperti Gigabyte P34W misalnya.

  • Workstation

Asus ROG Strix GL502VT Workstation

Masuk ke workstation, desainnya mirip dengan milik G501V hanya ditambah pattern design yang mengingatkan pada workstation milik Asus ROG G752VW. Selebihnya, kamu bisa lihat pada video hands-on preview Asus ROG GL502V yang sudah cukup lama pemmzchannel unggah di youtube.

Display Quality

Asus ROG Strix GL502VT yang kita review masih menggunakan panel beresolusi Full HD. Menggunakan panel buatan Samsung 156HL01 – 104 yang serupa dengan yang di pakai G501V maupun UX501V. Panel ini mendukung frekuensi hingga 144MHz yang seharusnya sudah support G-Sync. Mungkin panel yang sama dengan panel pada GL502VY yang menggunakan Geforce GTX980M dan memang support GSync. Untuk kualitas warna, panel ini jauh lebih baik dari GL series lain. Memang agak sedikit membingungkan mengapa Strix GL502VT ini menggunakan code name GL. Asus sendiri mengklaim panel ini memiliki kualitas RGB 98% yang artinya, opsi warnanya lebih luas. Panel ini juga sudah mendukung IPS dengan view angle 178°.

Port & Connectivity

Tak seperti Asus ROG G501V, port thunderbolt combo absen pada GL502VT. Hanya port USB 3.1 type C yang hadir sebagai jenis interface baru pada GL502VT. Selebihnya pemmzchannel lihat tidak ada yang spesial. Tapi, mini DisplayPort hadir menemani port HDMI untuk solusi multi monitor.

Disebelah kiri ditempatkan variasi port yang lengkap mulai dari USB 3.1 type C, sebuah USB port USB 3.0 yang diberi warna orange, port HDMI, mini DisplayPort, LAN port dan charging port. Sedangkan sebelah kanan ditempatkan combo audio jack, dua buah USB 3.0, SD Card Reader dan port pengaman Kenshington Lock.

Performance

Yang membuat performanya meningkat pesar tentu penggunaan storage jenis NVMe pada Asus ROG Strix GL502VT ini. Untuk pengujian seq read menggunakan AS SSD, SSD samsung SM951 yang dipakainya mencetak score 1800an mbps lebih. Laptop dengan harga mulai dari 25,3 juta ini membawa Geforce GTX970M dengan VRAM 6GB dengan kelebihan frame buffer yang dua kali lipat lebih banyak dari standar Geforce GTX970M 3GB GDDR5. Ini menguntungkan bagi pekerja artistik yang sering menggunakan software pengolah video dan media lain.

ROG Gaming Center at Asus ROG STRIX GL502VT

Asus ROG Strix GL502VT juga menawarkan opsi overclock ringan. Anda bisa mengubah nilai minimum clock speed masing-masing core lewat aplikasi Asus ROG Gaming Center. Suatu saat anda membutuhkan kombinasi akselerasi antara CPU dan GPU yang lebih perfect, silakan naikan base clock agar kinerja CPU sedikit mampu mengimbangi GPU-nya.

Cooling System

Asus ROG STRIX GL502VT rear side
Asus ROG GL502VT Rear Exhaust

Sistem pendingin yang diterapkan pada Asus ROG Strix GL502VT ini adalah penyempurnaan dari sistem pendingin G501V. Total terdapat 3 buah heatpipe yang akan berbagi tugas mendinginkan panas dari CPU dan GPU. Dua Heatpipe merambah heatsink di atas CPU dan GPU, sedang heatpipe ketiga membentang di atas dua heatpipe pertama. Dua heatsink yang menempel di atas Chip CPU dan GPU pun di buat lebih besar dan melebar hingga kebagian belakang menutupi area yang diduga adalah area mosfet untuk VRM.

Temp 1 RE6 1x UH 1x

Bagaimana performanya? Nampaknya masih sedikit kerepotan menaklukan panasnya Geforce GTX970M dengan hanya mampu menahan temperatur ideal untuk performa maksimal 10 hingga 15 menit di kondisi full load. Dengan keadaan ini, performa GTX970M seringkali drop. Score benchmark juga mendukung. Hampir semua skenario, performa GTX970M 6GB pada GL502VT masih kalah dibanding GTX970M 3GB pada Acer Predator 17, padahal berjalan pada base dan turbo clock yang sama. Sedangkan temperatur tertinggi rata-rata di angka 82’C untuk GPU. Sedangkan CPU mampu ditahan di angka 92’C, tentunya tidak murni karena panas di CPU juga sebaliknya saling mengkontaminasi. FYI, design heatsink GL502VT menggunakan konsep saling bersinggungan. Pemmzchannel tidak berani membayangkan versi GTX980M-nya.

Battery Performance

Kemampuan battery dengan kapasitas 62Wh pada Asus ROG Strix GL502VT bisa dikatakan sangat baik. Dengan hasil mencapai 97 menit pada benchmark BatteryEat Pro, bisa disetarakan dengan menonton film HD selama 4,5 jam. Bisa saja Asus menggunakan battery 6 cell seperti yang mereka terapkan pada UX501V, hanya saja akan mengorbankan 2,5” SATA. Untuk kelas laptop gaming, storage sangat dibutuhkan untuk menyimpan file data game-game yang saat ini bergiga-giga. Untuk power adaptor sendiri, Asus ROG Strix GL502VT dibekali adaptor berdaya 180 Watt.

Conclusion

Secara spesifikasi, Asus ROG Strix GL502V tersedia bagi yang menginginkan laptop gaming compact Asus ROG G501V tapi dengan performa GPU lebih tinggi. Perbedaan ketebalan yang mencapai 3.5mm dari G501V benar-benar dimanfaatkan untuk mengoptimalkan bagian pendingin. Hanya saja menurut pemmzchannel, warna orange-nya mungkin akan dihindari oleh para profesional. Disini sepertinya GL502VT ditargetkan untuk kalangan muda yang lebih suka konsep produk blink-blink.

Intinya, Asus ROG Strix GL502V memiliki tawaran terbaik untuk nilai handling versus performa cooling system. Setidaknya, rasa was-was akan munculnya gejala bottleneck jauh lebih minim dengan performa pendingin pada Asus ROG Strix GL502V.

promo Aorus X7 DT GTX 10

4 COMMENTS

  1. Wah, canggih asus sekarang ya gan.
    Kira kira ini sepertinya ingin menyaingi kualitas mac book dari apple ya?

    Tapi bedanya, hanya asus untuk keperluan main dan para gamers.
    Mac book juga bisa sih sebenernya, cuma lebih ke pekerjaan pekerjaan yang berat.

    Apakah asus juga bisa seperti itu ya gan?
    Hehehe

    • Dua-duanya punya kelebihan. Kalau laptop seperti Asus, dengan harga yang sama, pasti dapet hardware yang lebih “kencang”. Tapi di MAC, karea MAC OS nya sudah sangat efisien dalam penggunaan resource hardware, di kasi RAM 4GB aja tersa ngacir banget. Coba deh

  2. performa nya biasa saja yah..ini RAM nya on board gk bisa diupgrade2 lagi yah? Kenapa sama predator yg gtx970nya lebih rendah masih kalah ya..apakah ini ada settingan limitasi dari driver atau bios agar tidak panas?

    • Saat sama-sama berjalan full load dalam rentang waktu yang agak panjang, sudah pasti laptop dengan ruang pendingin lebih baik, lebih minim throttling. Yang terjadi pada GL502VX sampai skor nya drop ya throttling itu.

Leave a Reply