MLG Major Columbus adalah Major untuk Counter Strike Global Offensive yang di selenggarakan oleh Valve dan di Organisir oleh Major League Gaming. MLG Columbus adalah Major CSGO pertama yang memberikan hadiah hingga 1 Juta Dollar Amerika atau sekitar 13 Miliar Rupiah.

Final dari MLG Major Columbus antara Natus Vincere dan Luminosity Gaming telah berakhir pagi hari tadi, dan Luminosity Gaming keluar sebagai juara dan berhasil membawa pulang hadiah sebesar 500,000 Dollar Amerika atau sekitar 6,6 Miliar Rupiah. Berikut adalah breakdown dari Final MLG Major Columbus

3. Team Profile

Natus Vincere adalah organisasi yang berasal dari ukraina dan memiliki team yang beranggotakan pemain dari Ukraina, Rusia, dan Slovakia. Natus Vincere memiliki kejayaan pada masa Counter Strike 1.6 yang sebagian besar anggotanya seperti Ioann ‘Edward’ Shukariev dan Daniil ‘Zeus’ Tselenko masih bermain hingga saat ini. Natus Vincere di bintangi oleh Ladislav ‘GuardiaN’ Kovacs sebagai AWPer mereka. Tim ini dahulu memang salah satu tim terbaik dunia, namun mereka bukanlah material tim juara dunia. Namun setelah merekrut Egor ‘Flamie’ Vasiliyev yang menggantikan Sergey ‘starix’ Ischuk yang beralih peran menjadi sang pelatih, NaVi langsung meroket hingga menjadi kandidat kuat juara dunia.

maxresdefault (1)

Luminosity Gaming adalah organisasi yang berasal dari Amerika Serikat yang beranggotakan pemain dari Brazil. Tim besutan Gabriel ‘FalleN’ Toledo ini relatif baru jika di bandingkan berbagai tim yang sudah malang melingtang. Tim ini awalnya lolos kualifikasi regional Brazil untuk turnamen MLG X-Games di Aspen, Colorado pada awal tahun 2015. Dan setelah itu mereka di rekrut oleh Keyd Stars dan berhasil tembus kualifikasi untuk Major ESL One Katowice di Polandia bahkan mereka berhasil mencapai perempat final. Lalu yang terakhir mereka bergabung dengan Luminosity dan mencapai perempat final di Major ESL One Cologne di Jerman. Pada akhir tahun mereka merekrut Tacio ‘TACO’ Filho dan Lincoln ‘fnx’ Lau untuk menggantikan anggota lama yang kurang memiliki kecocokan. Tidak lama setelah itu mereka berhasil mencapai perempat final lagi di Major Dreamhack Cluj-Napoca di Romania dan finish di final FACE IT Season 3 walaupun berbagai pihak meragukan kemampuan anggota baru tersebut. Dan pada tahun 2016, Luminosity memulai dengan gemilang dengan mencapai babak final Dreamhack Leipzig dan Intel Extreme Masters Season X di Katowice

2. Road To Final

Perempat final NIP vs NaVi, Photo Credit: Robert Paul Email: [email protected] Twitter: @tempusrob

Navi berhasil melaju melewati Cloud9 dan Virtus.Pro tanpa halangan yang berarti, dengan skor 16-9 dan 16-4 dalam map de_train dan de_cobblestone berkat aksi Ladislav ‘Guardian’ Kovacs dengan AWP nya. Selanjutnya pada babak perempat final NaVi melangkahi NIP juga dengan mudah dengan skor 16-9 dan 16-10 pada map de_inferno dan juga de_mirage. Pada babak semifinal korban dari NaVi selanjutnya ialah Astralis, NaVi menang dengan skor 16-14 dan 16-5 pada map de_mirage dan de_dust2.

Semifinal Luminosity vs Liquid, Photo Credit: Robert Paul Email: robert@rmpaul.com Twitter: @tempusrob
Semifinal Luminosity vs Liquid, Photo Credit: Robert Paul Email: [email protected] Twitter: @tempusrob

Luminosity melawan Mousesports pada Grup A yang di menangkan oleh Luminosity dengan skor tipis 16-13 pada map de_mirage yang merupakan spesialis dari Luminosity. Selanjutnya NIP di permalukan oleh Luminosity pada winners match dengan skor 16-5 pada map de_mirage. Lalu pada perempat final Luminosity di buat sedikit repot oleh Virtus.Pro yang mampu menang pada map pertama de_cache dengan skor 19-17. Namun Luminosity mampu mendominasi pada de_cobblestone dan de_overpass dengan skor 16-11 dan 16-10. Pada babak semifinal Luminosity menghadapi Team Liquid dengan permainan spektakuler Hiko dan s1mple. Luminosity harus bersusah payah mengalahkan Liquid dengan skor 19-16 dan 19-15 pada de_cache dan de_mirage, padahal Liquid sudah unggul hingga 10-15 pada kedua map, tapi Luminosity mampu bangkit dan mengalahkan Liquid.

1. Grand Final

Stage yang megah saat Grand Final, Photo Credit: Robert Paul Email: [email protected] Twitter: @tempusrob

Final di mulai dengan map de_mirage yang merupakan map andalan dari kedua tim. NaVi dan Luminosity sangat ahli dalam bermain pada de_mirage hingga game pertama sulit di prediksi apa yang terjadi. NaVi memenangkan ronde pistol pertama dengan aksi Flamie sendirian mengalahkan dua anggota dari Luminosity. Selanjutnya NaVi mampu memenangkan ronde beruntun hingga skor menjadi 6-0 untuk keunggulan NaVi. Namun pada ronde ketujuh Fallen mampu membalikan keadaan dan merubah skor menjadi 6-3. Tetapi sisa babak pertama tetap menunjukan keahlian NaVi pada CT-Side dan pada paruh waktu skor menunjukan 11-4 untuk keunggulan NaVi.

Memasuki paruh kedua Luminosity betul betul membalikan keadaan hingga skor menjadi imbang 12-12 berkat aksi TACO. Agresi Luminosity berlanjut hingga skor menjadi 14-12 untuk keunggulan Luminosity, namun Edward mampu memenangkan ronde untuk NaVi. Pada akhirnya pertandingan pun masuk ke babak perpanjangan. Pada babak perpanjangan pertama Luminosity mampu mengambil 2 ronde, dan Edward memenangkan satu lawan tiga untuk membawa skor perpanjangan menjadi 17-16. Akan tetapi NaVi tidak bisa membalikan keadaan, maka Luminosity memenangi map pertama dengan skor 19-17.

Memasuki map kedua de_overpass yang merupakan map yang di pilih oleh NaVi, namun Luminosity sangatlah kuat dengan aksi  Marcelo ‘coldzera’ David dan langsung unggul 7-0. Edward mampu memenangkan dua ronde untuk NaVi, namun hanya dua ronde itulah yang mampu NaVi menangkan selama map kedua ini. Luminosity melaju dengan mulus untuk memenangkan MLG Major Columbus untuk pertama kali nya dan sekaligus menjadi Juara Major Pertama yang bukan berasal dari benua Eropa.

10345-width=1320_height=1320_fit=true_upsample=true
Luminosity berhasil menjadi juara, Photo Credit: Robert Paul Email: [email protected] Twitter: @tempusrob

Ingin bermain seperti para professional ?
Jangan lupa baca berbagai smoke guide dari pemmzchannel.

Leave a Reply