IMG_0287

Speaker bergenre life style ini walau tak termasuk kategori gaming speaker, tapi cukup membuat tim pemmz penasaran. Yang pertama tentu karena bentuknya yang sangat menarik. Sebelum menyalakan pun, tim pemmz yakin suara yang di sebarkan akan merata ke seluruh area akibat bentuknya yang mendukung omnidirectional.

Design

Sebagai speaker portable, design H/K Onyx Studio sangat simple namun elegan. Tak cuma fokus di design, H/K juga memikirkan dengan sangat matang dimanapun speaker ini diaplikasikan. Walau untuk lebih maksimal, posisi penempatan menentukan kualitas reproduksi suara, merapat ke dinding misalnya.

Performance

Harman-Kardon-Onyx-Studio-grill-removed

Power 2 x 15 Watt, di rasa cukup untuk mentolerir sebuah ruangan berukuran hingga 4×4 meter, bahkan, untuk ruang outdoor yang lebih luas. Onyx Studio di bekali 2 buah mid­driver 3” dan 3⁄4” tweeter yang mampu melepas kualitas reproduksi suara dari amplifier digitalnya dengan sangat mengesankan. Serta sebuah pasif radiator yang untuk speaker seukuran ini akan membuat anda terkagum­kagum saat melantunkan lagu bergenre dance. H/K Onyx Studio ini dikliam mampu menajamkan suara di semua range mulai 60Hz ~ 20Khz.

Conclusion

Speaker ini punya karakter yang bisa di andalkan di semua lingkup ruangan, bahkan luar
ruangan. Dengan tambahan integrated battery yang di klaim bisa bertahan hingga 5 jam, H/K Onyx Studio ini benar ­benar portable speaker sejati. Untuk kamu yang butuh hiburan di dalam mobil yang hanya “diberkahi” sound system kelas start­up atau bahkan tak dibekali sound system sama sekali, pemmz sangat rekomendasikan Onyx Studio ini.

Seperti yang sudah disinggung di atas, kelemahan yang pemmz anggap sangat fatal adalah tak tersedianya Aux in, apalagi Aux out. Ha ini menjadikan penggunanya wajib memiki gadget berteknology bluetooth. Namun pemmz kira, di zaman ICT seperti sekarang ini Handphone seharga 150,000 pun sudah memiliki fitur Bluetooth. Gak percaya? Lihat counter HP sebelah 😀

IMG_8926
Perlengkapan yang datang dalam sales package Onyx Studio.

 

Pros :
  • ∙ Suara maksimal di semua range
  • ∙ Up to 5 hours wireless playback
  • ∙ Kualitas bass yang cukup dalam untuk ukuran yang mini.
Cons :
  • ∙ Bluetooth Only, no AUX or line in
  • ∙ Pairing to 1 device only
  • ∙ Diperlukan restart system saat berpindah dari Adapter ke daya battery
Fair :
  • ∙ A2DP masih versi 3.0.

Follow us @pemmz, facebook, slideshare

promo Aorus X7 DT GTX 10

16 COMMENTS

  1. Om onyx kok ga bisa di sambung pake bluetooth adaptor ya?
    kata windowa ga bisa instal driver, terus harus gimana?
    di hp dan bluetooth builtin laptop lancar jaya
    nuwun

  2. Bro Rifan, review nya cukup menarik dan disampaikan dengat sangat lugas.
    Cuma saran sy, sayang sekali di video reviewnya tidak sekalian memberikan demo suara nya seperti apa.
    Meskipun hasil reproduksi suara Onyx pada video mungkin tidak akan mendekati suara aslinya, paling tidak dengan adanya demo sound, akan dapat dikira-kira spt apa suaranya.

  3. Kak, kok onyx sya gk bisa dinyalakan yaa? Wkt dinyalakan lngsng mati gitu aja wktu cari jaringan bluetooth? Pdhal it dlm keadaan ngecas. Mohon bantuannya. Makasih..

  4. Mas bro saya punya Onyx tapi baterai nya cepat habis kalau saya pakai di luar,
    Nah saya kepingin punya power bank yang bisa untuk Onyx ,?
    Soalnya saya tidak menemukan power bank yang 19 v

    Mohon tips dong ?

  5. Bro mau nanya dong, ini kenapa yaa onyx saya ga mau keluar suaranya? Padahal sudah saya connect ke bluetooth terus saya play musiknya tp tetep ga keluar suaranya. Mohon pencerahannya

Leave a Reply