P34 Ilustrasi

Overview

Seperti yang pernah di singgung pada review MSI GE40-20C dan review ASUS G46VW, dimana saat ini para vendor besar terindikasi sedang melirik pasar ultra portable gaming notebook dengan layar 13.3 hingga 14.1″, nah salah satu vendor besar yang kami maksud di atas adalah Gigabyte yang mencoba ikut masuk ke pasar ultra portable gaming notebook dengan produk nya P34G ini. Tak seperti produk Gigabyte P2542 yang sebelumnya Pemmz review, Tak tanggung-tanggung, lewat P34 yang akan Pemmz review kali ini, Gigabyte melengkapinya dengan spesifikasi yang terhitung up to date. Yang perlu di catat, unit yang pemmz review kali ini adalah versi sample yang kemungkinan berbeda di beberapa poin spesifikasi. Apa saja yang coba di tawarkan Gigabyte P34G ini? Yuk simak review ala tim RnD Pemmz kali ini.

<

Gigabyte P34G, Ultrablade Gaming Machine

Key Feature

Spesifikasi

Spesifikasi Gigabyte P34G versi sample yang Pemmz review.
Spesifikasi Gigabyte P34G versi sample yang Pemmz review.

Gigabyte membuat barebone berukuran 38.5cm x 27 cm x 2.1cm terisi sangat efisien. Maksudnya adalah, semua sisi mampu di manfaatkan secara maksimal denga hardware-hardware yang terbaik di kelasnya. Mulai dari LCD yang walaupun hanya berdimensi 14″, namun di jejali panel beresolusi full HD dengan tipe setara IPS. Panel yang digunakan pun berjenis slim, ini yang membuat tebalnya mampu di tekan hingga 21mm. Pada dimensinya yang “pas-pasan”, Gigabyte masih memikirkan perihal proses disipasi panas dan berhasil menyematkan sistem FAN pendingin individual terpisah masing-masing untuk CPU dan GPU. Penggunaan material brushed steel membuatnya lebih tahan terhadap panas dan tentu saja membuatnya lebih ringan. Memang akan sedikit mengecewakan bagi anda yang berharap notebook ini di bekali processor yang lebih rendah ataupun pilihan storage konvensional, mohon maaf, karena untuk saat ini, P34G baru tersedia hanya dengan pilihan intel core i7 dan hybrid Storage.

Update :

Dengan spesifikasi yang sedikit berbeda dari yang tertera di atas, Gigabyte P34G yang akan segera In-Stock di Pemmz dibekali mSATA SSD berkapasitas 64GB namun 2nd HDD upgrade menjadi 1TB. Perbedaan lain, unit yang akan masuk tidak di bundling dengan original Windows 8 seperti unit sample yang kami review ini, tertarik? Silakan pre order disini. FYI, unit akan segera ready minggu depan.

Design

Design

Wow, mungkin itu ungkapan awal saat memegang dan mengangkat notebook ini. Tipis dan ‘sangat’ ringan, benar-benar sebuah tawaran yang menggoda untuk para eksekutif muda yang seringkali bermasalah dengan dimensi dan bobot sebuah notebook gaming. Sepintas, notebook ini akan di “tuduh” sebagai Ultrabook jika tidak langsung melihat spesifikasi yang di bawanya. Ditambah penampilannya yang elegan, tak akan ada yang percaya anda mampu menjalankan Battlefield 3 dengan FPS rata-rata 49 fps (720p, preset high).

Display

P34G LCD Fitur

Salah satu yang di andalakan Gigabyte pada P34G ini adalah kualitas LCDnya yang super. Mengadopsi type AHVA panel yang setara dengan IPS panel dengan view angle hingga 170′ plus 72% color gamut quality. Dengan kedua kelebihan ini, tampilan gambar maupun video di LCD menjadi sangat-sangat terdongkrak kualitasnya.

Electroluminescence Backlit Keyboard dengan 3 preset pengaturan.
Electroluminescence Backlit Keyboard dengan 3 preset pengaturan.

Keyboard menggunakan model chicklet yang sudah di lengkapi backlit berwarna putih. Backlit ini bisa di atur intensitas terangnya dalam tiga mode, Auto, 50% dan 100%. Walau bukan buatan vendor ternama, keyboard pada P34G cukup nyaman di gunakan, begitupun bagi anda yang memiliki jari-jari yang besar, tuts-tutsnya yang lebar akan sangat membantu.

IMG_9658

Gigabyte P34G jika di lihat lebih seksama, sama sekali tak mengesankan dia adalah sebuah notebook gaming. Paduan warna silver dan hitam umumnya milik produk-produk notebook kantoran. Cukup disayangkan memang untuk sebuah notebook dengan performa yang top level di kelasnya kurang di dukung oleh design yang “khas” gamers. Jika anda ingat ASUS N series, bisa saja pihak Gigabyte terinspirasi kesana, tapi seperti kita tahu, N-Series Asus masuk kategori produk multimedia. Atau bisa jadi P34G memang sengaja di design untuk mencuri porsi N-Series? 😀

Program Fitur

Smart Update

SU progress

Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk selalu mendapatkan driver terbaru dari tiap-tiap komponen hardware dalam notebook P34 mereka. Tak hanya hardware, aplikasi bawaan vendor termasuk bios juga termasuk yang di infokan jika memang sudah rilis versi terbarunya. Aplikasi ini sangat membantu bagi gamers yang selalu concern akan driver terbaru guna mendapat perform maksimal dari notebook mereka.
Smart Manager

Gigabyte SmartManager

Smart Manager adalah aplikasi bawaan gigabyte yang berfungsi sebagai togle switch berjenis software. Dalam Smart Manager, pengguna bisa mengaktifkan atau menon-aktifkan fitur maupun koneksi yang terintegrasi dalam P34. Seperti wireless (Wi-Fi & Bluetooth), Volume, Keyboard backlit, power management dan lain-lain. Juga beberapa shortcut ke fitur seperti pengaturan dimensi font, camera, calculator dan lain-lain. Dalam jendela Smart manager juga di tampilkan beberapa status seperti battery level, versi bios, versi windows juga versi flash sistem.

Lewat Smart Manager ini, pengguna juga bisa sedikit memaksa GPU untuk bekerja lebih keras dengan mengaktifkan opsi Ultra Boost. Ketika mode Ultra Boost aktif, otomatis putaran fan akan mengikuti dan masuk ke mode Turbo. Komplit bukan?
Smart Recovery

SR

Seperti namanya, aplikasi ini dapat membantu pengguna membuat salinan terpenting yakni salinan system operasi. Walaupun nantinya P34 yang di distribusikan di Indonesia tidak semua terbundle dengan Windows 8 Original, aplikasi ini akan tetap bermanfaat untuk menghindari prosesi install ulang manual yang sangat makan waktu. Menggunakan aplikasi ini tentu lebih cepat di banding harus membuat dahulu backup seperti yang Pemmz pernah ulas di sini.

LAN Optimizer

LAN Optimizer

Fitur ini juga sangat menarik, terutama bagi anda yang sering bergonta-ganti mode penggunaan internet. Dalam LAN Optimizer, pengguna bisa memilih 1 dari 4 opsi mode pemakaian koneksi mulai dari browsing mode, hingga online gaming. Tak hanya itu, pengguna bisa secara manual menentukan alokasi bandwith ke program-progam tertentu yang terinstal di system operasi lewat metode prioritas.

I/O & Interface

P34G IO

Yang absen pada Gigabyte P34G ini adalah interface DisplayPort dan eSATA. Dengan kata lain, untuk mendistribusikan gambar ke luar, kita hanya bisa memanfaatkan D-SUB dan port HDMI. Di Indonesia sendri, hal ini bukan sesuatu yang sering di perhitungkan, secara penggunaan device dengan koneksi DisplayPort masih sangat minim.

Untuk sebuah notebook 14″ yang terbilang tipis, adanya 4 buah port USB merupakan nilai plus tersendiri. Yang uniknya lagi masing-masing berkelompok di satu sisi. Untuk kelompok USB 3.0 adanya di sisi sebelah kiri, sedangkan kelompok USB 2.0 ada disebelah kanan.

IO 3
Semua indikator aktifitas di tempatkan persis di bawah touchpad.

Upgrade Option

Mainboard
1. CPU Area
2. GPU Area
3. mSATA slot
4. Battery Connector

Seperti terlihat pada gambar di atas, Heatsink untuk CPU dan GPU menggunakan dua fan yan terpisah. Sayangnya, heat pipe nya masih menyatu. Konfigurasi heat pipe seperti ini memiliki plus minus tersendiri. Adapun plus nya, kedua fan bekerja sama mendinginkan seluruh heatsink yang menempel pada heatpipe. Minusnya, panas dari salah satu komponen ikut di rasakan komponen lain.

Untuk layout keseluruhan, Gigabyte P34G sangat user friendly, dalam artian, semua komponen bisa langsung di akses dari satu sisi termasuk untuk melepas battery. Jadi pengguna tak perlu membuka bagian atas (bagian bawah keyboard) untuk mengakses komponen. Kelebihan lain adalah, P34G memiliki m-SATA slot yang tak dimiliki oleh MSI GE40.

Performa

Synthetic Bechmark

3dmark06

3dmark08

3dmark11

3DMark

pcmark7Dalam mode standar, performa GTX760M pada Gigabyte P34G ini mirip-mirip dengan MSI GE40-20C yang pemmz review sebelumnya. Namun untuk performa keseluruhan, P34G cukup jauh meninggalkan MSI GE40 dengan konfigurasi standar seperti yang pemmz uji beberapa waktu lalu, hal ini jelas di karenakan Gigabyte cukup pintar menseting spesifikasi P34G. Penggunaan mSATA SSD sebagai primary partition, membuat laju berbagai aplikasi jadi lebih cepat, dan hal ini cukup mendongkrak skor terutama pada pengujian PCMark 7. Tentunya, hal ini harus di bayar cukup mahal lewat harga jual P34G.

Sebenarnya bisa saja MSI dibuat lebih kencang di sisi storagenya, hanya saja cost yan timbul akan lebih mahal di banding Gigabyte P34G. DIkarenakan GE40 tidak memiliki m-SATA slot, jadi mau tidak mau, pengguna harus membeli sebuah adapter yang fungsinya mengubah mSATA SSD menjadi HDD SATA 2.5″.

Unigine HeavenNah yang cukup mengecewakan adalah skor beberapa bechmark synthetic dalam mode Ultra Boost (bisa di seting via Smart Manager) pada Gigabyte P34 ini. Peningkatannya hanya berkisar 2-5% dibanding tanpa mengaktifkan mode Ultra-Boost. Untuk noise yang jauh lebih bising, peningkatan performa di angka tersebut sangat tidak sepadan. Padahal menurut klaim di website resminya, peningkatan bisa menembus angka 9.2%. Tapi masih bisa dimaklumilah, karena hasil akhir benchmark sangat banyak faktor penentunya, termasuk operating system dan driver yang digunakan.

Real World Gaming Benchmark

P34G Real world gaming bench
(720p, all off, preset High)

Battery Performance

BEP

Pada pengujian benchmark battery yang kami lakukan, perfoma battery pada Gigabyte P34G ini lebih baik sekitar 26% jika di bandingkan dengan MSI GE40 2OC yang notabene memiliki spesifikasi mirip, berbeda hanya di storage area. Namun itulah salah satu penyebab mengapa battery P34G mampu bertahan lebih lama. Konsumsi power SSD yang jauh lebih hemat dari HDD konvensional, membuat battery jadi lebih awet.

Hasil ini tentu akan berbeda jika di gunakan untuk aplikasi lain misalnya memutar video yang file di letakan di HDD kedua. Karena secara otomatis, system harus memberi daya ke HDD kedua.

Temperature Monitor

IMG_9667

Temp Benchmark

Pada video review yang kami masukan, pada poin conclusion kami sebutkan bahwa pengguna tak perlu concern akan temperatur P34G, khususnya temperatur GPU. Namun yang lebih membutuhkan perhatian adalah teperatur CPU. Seperti yang bisa anda lihat, saat pengujian berlangsung, software perekam temperatur menunjukan nilai maksimal untuk CPU mencapai 97’C. Memang jika hanya berdasarkan software, tidak wajib bagi kita untuk langsung percaya. Cukup sebagai “warn” agar kita lebih memperhatikan disipasi panas di CPU.

Conclusion

Spesifikasi menengah dengan ukuran yang tipis dan bobot yang ringan di kelasnya menjadi sales poin utama Gigabyte P34G ini. Namun hal tersebut harus di tebus dengan sedikit merogoh kocek lebih dalam. Dengan harga US$ 1479 untuk versi DOS, sepintas memang cukup tinggi apalagi notebook ini tak disertai ODD. Namun jika melihat dari tambahan mSATA SSD 128GB plus LCD panel slim IPS type beresolusi Full HD, harga tersebut masih sangat masuk akal. Jadi pilihan kembali pada pemmzholics semua. Jika memang mencari sebuah notebook gaming tipis dan ringan plus performa storage dan kualitas display yang super, Gigabyte P34G adalah pilihan satu-satunya.

Pros

  • Notebook tertipis dan teringan di kelasnya.
  • Great Electroluminescence backlit keyboard
  • Software auto update
  • Opsi overclock performa GPU.
  • m-SATA slot.

Cons

  • Belum ada SKU dengan spesifikasi yang lebih rendah.
  • Kosmetik casing kurang menonjolkan aura gaming.

Fair

  • Design yang sangat tipis membuat Optical Disk Drive terpaksa absen serta menyulut temperatur CPU tembus 97’C.

Follow us @pemmz, facebook, slideshare

promo Aorus X7 DT GTX 10

14 COMMENTS

  1. Hallo Oom Pemmz. baru ngeliat review barang barunya…mantep jg nih. menurut oom sama MSI GE40 pros and consnya gimana?

    • P34G default sudah pakai LCD Full HD dengan type setara IPS dan punya m-SATA Slot, minusnya tanpa ODD.
      Lebih tipis dan ringan tapi blum ada opsi core i5 apalagi core i3

      GE40 masih HD+ (gosipnya akan keluar versi Full HD juga) dan tidak di bekali m-SATA slot tapi punya ODD.
      ada opsi core i5 harga starting di 11 juta-an

      untuk performa CPU dan GPU, nyaris identik.

      Thx udah mampir ke blog kita bro . .

    • Mohon maaf, untuk unit yang masuk kesini menggunakan 64GB bro . .
      artikel sudah kita update. Fyi, unit yang kami review adalah product sample. Dan memang spesifikasi tersebut di distribusikan di beberapa negara lain.

      Namun P34G masih terbuka untuk custom.

  2. Min, gw udah liat di webnya pemmz. M sata ssd nya 64 gb, tapi di review ini 128 gb? Yg bener yg mana nih? Apa bisa custom ?

    Btw, network card nya make apa ya min?

  3. Min, gw udah liat di webnya pemmz. M sata ssd nya 64 gb, tapi di review ini 128 gb? Yg bener yg mana nih? Apa bisa custom ?

    Btw, network card nya make apa ya min?

    • Mohon maaf bro, artikel sudah di update. Untuk unit yang masuk, spesifikasi seperti yang ada di website Pemmz, bukan seperti yang kita review. Fyi, unit yang kita review adalah produk sample.

      LAN kontroler yang di pakai pada P34G ini adalah Realtek gigabit.

      P34G juga masih terbuka untuk custom. Silakan hubungi bagian sales kami di no telp 021 32990032.

      Thx sudah mampir ke blog kita . .

Leave a Reply