G46VW Ilustrasi

Bulan April ini, dunia mobile computer gaming di Indonesia kedatangan produk baru dari keluarga ASUS ROG. Produk baru ini sebelum di launching pun sudah menyebarkan daya tariknya via preview-preview di Internet. Dia adalah pilihan paling mungil dari semua keluarga Notebook ROG series, ya ASUS ROG G46VW. Dari kode namanya, kita bisa langsung tebak, berapa besar LCD yang di pakai pada notebook dengan VGA Card mainstream Geforce GTX660M ini.

<

OVERVIEW

Unboxing
Unboxing Moment

Paket penjualan dan design packaging ASUS G46VW sangat sederhana. Mirip seperti type-type notebook ASUS A series ataupun K Series. Hanya kemasan box luar saja yang membedakan. Dan jika di bandingkan box kemasan ASUS ROG notebook lain, Design nya totaly different. Bisa di lihat pada foto, hanya terdapat Adaptor (180 Watt), Kabel Power, Buku Manual, Kartu Garansi, ada remark note untuk penggunaan battery. Yang menonjol memang di kapasitas Adaptor, untuk kelas notebook 14″, daya 180 watt sangat-sangat super. Dan yang patut di acungi jempol lagi adalah, ukuran adaptornya cukup mungil.

DESIGN

Design
Design

G46VW masih membawa aura ROG series.  Bentuk body yang menyudut di beberapa bagian, terutama ujung-ujungnya, mirip seperti G55 maupun G75 series. Material Plastik pada LCD panel dan botom case di lapis bahan dove yang meminimalisir goresan. Sedangkan Upper Case di pilihkan bahan metal jenis aluminum guna mendukung fitur “Ice Cool” di area Palm Rest. Dan ini benar-benar membuat tangan tak tersengat panas komponen meskipun berkomputasi dalam waktu lama.

Pada LCD Panel bagian atas, bisa anda temukan sebuah HD Webcam yang jika di gunakan sebagai pengambil gambar hasilnya terbilang kurang memuaskan. Tapi memang rata-rata webcam pada ROG series kualitas penangkapan gambarnya kurang baik.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Design menyudut juga anda bisa temukan pada tombol power yang di tempatkan di ujung kanan atas area workstation. Dan seperti yang terlihat di beberapa preview sebelum produk ini di lepas di pasaran, Logo ROG pada LCD Cover di buat menyala, dan menurut Pemmz, nyalanya lebih keren dari milik Alienware sekalipun. Dan ini baru di lakukan ASUS pada G46.

Spec

Saat ini, ASUS G46VW hadir dalam 2 pilihan spesifikasi, khususnya di Pemmz.com, Pemmz Holics semua bisa mendapatkan versi core i5 dengan banderol sekitar 13.4 juta dan versi core i7 seperti yang kami review di atas di banderol seharga 14.8 jutaan. dGPU nya sendiri mirip seperti Xenom NP6350 yang bersistem on-board. Yang artinya, now to go to Upgrade

Opsi upgrade yang bisa di custom pada G46VW sendiri selain CPU dan RAM adalah storage. Ya, G46VW menyediakan satu slot mini PCI-X yang bisa kita pasangkan sebuah SSD berinterface m-SATA. Maka dari itu, pihak pabrikan juga memberi opsi sebuah type G46VW dengan pilihan storage 500GB 5400/7200 With 128 G SSD, 750GB 5400/7200 With 128 G SSD atau 1TB 5400 With 128 G SSD.

Port & Connectivity

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Hadirnya mini display port pada G46VW adalah sebuah kelebihan tersendiri manakala saat ini sudah banyak LCD Monitor yang mendukung koneksi ini. Sayangnya, tak disertakan adapter ke Display Port ukuran standar.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Untuk ukuran notebook 14″, khususnya untuk penggunaan di Indonesia, Absennya ODD Drive adalah poin minus yang terbilang fatal. Seperti di ketahui bersama, mayoritas pengguna komputer di Indonesia masih tergantung pada offline installer, yang artinya installasi dari media CD atau DVD masih menjadi andalan (di samping media flash / USB). Tapi mungkin pihak ASUS punya alasan sendiri mengapa tak menyertakan ODD Drive pada G46VW. Mungkin alasan layout design adalah yang paling masuk akal, seperti halnya ASUS membedakan MXM add on GPU slot di setiap produk notebook mereka, khususnya ROG series.

Cooling

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Untuk kategori notebook gaming,  Pemmz sendiri mengakui design ASUS ROG termasuk G46V sangatlah khas. Dan yang membuatnya khas antara lain design Exhaust di bagian belakang. Seperti halnya kakak-kakaknya G7x dan G5X, Exhaust G46VW juga di design amat menarik. Mirip dengan spoiler cooler pada mobil-mobil sport. Memberikan kesan “gagah” meski wujud keseluruhannya cukup mungil.

cooling

Kedua lubang exhaust tersebut mengalirkan udara segar masing-masing ke arah CPU dan GPU. Jika ada diantara Pemmz Holics yang pernah melihat video Disassembly G46VW ini, pasti juga sudah melihat, bagaimana ASUS berhasil membuat design layout yang efisien dalam hal disipasi panas.

Upgrade Option

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Ke bagian bawah, ASUS ROG G46VW sepertinya mengususng konsep Unibody. Terlihat dari akses ke part yang sangat terbatas termasuk ke battery. Bedanya, pada G46VW, pengguna masih bisa mengakses area RAM. Design ini tentu sering di keluhkan karena akan menyulitkan sisi maintenence, yang bagi sebagian besar gamer, adalah rutinitas wajib untuk tetep manjaga performa komponen.

Performa

AIDA64 report
AIDA64 report
  • Synthetic Bench

3Dmark06

Bisa kita bandingkan hasil benchmark dari ASUS ROG G46VW ini jika di bandingkan dengan MSI CX61 terakhir, perbedaannya 100% lebih. Ini termasuk score masing-masing element yakni SM2.0, HDR/SM3.0 dan CPU score.

3Dmark11

Begitupun hasil benchmark 3DMark 11, mencapai 100% lebih. Terutama sekali pada poin Physics Score. Jika pada GT635M scorenya berkisar 3400an, pada GTX660M menyentuh score hampir 7600.

PCMark7

Pada benchmark PCMark7, performa HDD yang di pakai belum mampu mengangkat score storage. Bahkan kalah tipis dengan performa storage pada CX61. Hal ini yang menjadikan score total tak terlalu boost signifikan.

aida64_1
Cache & Memory Benchmark

Dengan hasil terlihat di SS atas, performa kolaborasi antara CPU dan RAM terhitung sangat baik. Dan harusnya minim bottleneck. FYI, merk dan chip RAM yang digunakan adalah Hynix.

  • Real World Gaming

Crysis 3

Test dengan game Crysis 3 di resolusi 720p, GTX660M sepertinya paling nyaman menggunakan System Spec Low. Hal ini juga berlaku saat menggunakan GeForce Experience sebagai penentu seting grafis yang tepat. NFSMW 2012

Kebetulan sekali, saat pengujian G46VW, kami tak memiliki banyak kesempatan melakukan pengujian pada game-game yang menjadi standarisasi kami. Tapi kami berjanji, akan segera mengupdate artikel ini dengan tambahan hasil benchmark real world gaming dari game-game yang biasa kami pakai.

Satu hal lagi yang kami mohon maaf kepada Pemmz Holic semua, kami belum bisa menghadirkan test battery. Namun saat test singkat selama pemakaian, battery G46VW bisa bertahan sekitar 78 menit (Classic Test). Hal ini wajar mengingat kapasitas battery G46VW hanya 6 cell dan di paksa menghidupi sebuah GTX660M.

Conclusion

ASUS ROG G46VW ini sudah lama di nanti-nanti oleh banyak ROG Fan. Kebanyakan yang menantikan notebook ini adalah karena alasan klasik, capek menggendong G55 apalagi G75 selama beraktifitas. Dengan hadirnya G46VW ini, mereka masih bisa menyalurkan kegiatan gaming namun dengan bobot yang jauh lebih ringan untuk traveling. Sayangnya, G46VW versi HD+ ternyata belum bisa di prediksi kehadirannya.

Geforce GTX660M sendiri dengan resolusi maksimal hanya 1366 x 768p, di prediksi akan jarang bekerja full load. Karena peruntukan GTX660M sendiri umumnya untuk notebook dengan resolusi minimal HD+ (1600 x 1200p). Lagi-lagi hal ini membuat kita semakin berharap G46VW versi HD+ akan segera tersedia di pasaran.

Pros

  • Notebook Gaming Teringan dengan GTX660M

Cons

  • No ODD Drive
  • Akses Maintenence Sulit

Fair

  • LCD 14″ menawarkan resolusi hanya 1366 x 768p
promo Aorus X7 DT GTX 10

21 COMMENTS

    • Untuk seri awal (seri yang menggunakan ci7), memang dapat free eksternal drive. Sekarang sudah tidak ada lagi 🙁

    • Hanya performa gaming yang belum di eksplore banyak bro, karena unit juga minim, jd belum kita dapatkan lagi kesempatan utk lanjutkan gaming test.

      Mohon maaf

Leave a Reply