Notebook memang diciptakan untuk menemani kita berkomputer secara “nomaden”. Untuk itulah, spesifikasinya terkadang diset agar “mencukupi” untuk keperluan yang tidak terlalu tinggi. Termasuk kapasitas Memori. Namun, adakalanya kita membutuhkan resource RAM yang lebih banyak. Seperti zaman sekarang yang melakukan browsing saja menyita banyak sekali resource RAM kita sebab konten flash dan lain sebagainya. Nah kali ini, tim pemmzchannel akan berikan sedikit tips tentang memilih RAM untuk upgrade memory notebook kita.

<

Sekilas tentang RAM (Random Acces Memory)

Ram memiliki tugas utama sebagai penyimpan sementara data yang akan dieksekusi Processor. Logikanya, Semakin besar RAM, sistem tak perlu sering bolak-balik menjemput data yang akan di eksekusi dari hardisk . Perumpamaan di kehidupan sehari hari, RAM bisa di ibaratkan sebuah tool box seorang montir yang sedang memperbaiki sebuah mobil. Semakin besar toolbox, semakin banyak tools bisa di masukan. Jika toolbox kecil, mekanik akan lebih sering keluar dari kolong mobil hanya untuk mencari tool yang tidak dapat di masukkan dalam toolbox.

Kompatibilitas RAM terhadap Upgrade Memory Notebook

Chipset Diagram

Jika melihat diagram diatas, RAM langsung di kontrol oleh Processor (CPU) hal ini berlaku untuk tipe-tipe chipset baru yang oleh vendor kontroler RAM di pindahkan ke processor demi tujuan efisiensi jalur data. Dari sini kita bisa simpulkan bahwa kompatibilatas sebuah RAM baik kapasitas dan clock speednya tergantung dari processor apa yang kita pakai. Ambil contoh, jika kita menggunakan processor core i generasi ke-3 (Ivy-Bridge), kita bisa pasangkan RAM dengan clock speed hingga 1600MHz. AMD pun demikian. Sebagai yang pertama mengintegrasikan memory controller dalam CPU, Processor-processor AMD lebih cepat tanggap dengan jenis-jenis RAM dengan kecepatan terbaru.

Dual Channel is a Must

Single vs Dual Channel
Single vs Dual Channel

Itu mengapa banyak pabrikan membekali notebook mereka dengan 2 keping RAM. Tujuannya untuk mendongkrak kinerja lewat teknologi dual channel. Total kapasitas memang di tekan, namun performa RAM khususnya terdongkrang signifikan. Sedikit masalah timbul saat pengguna memutuskan untuk upgrade. Mau tidak mau, mereka harus melengserkan keping RAM lamanya agar konfigurasi dual channel dengan kapasitas lebih besar bisa di jejalkan dalam notebook. Sedikit saran, sebaiknya memang anda mengganti RAM anda secara keseluruhan daripada memaksakan konfigurasi RAM yang sama sekali berbeda spesifikasi, baik itu kapasitas, maupun clock speednya.

Merk bukan yang utama.

famous RAM

Perlu anda tahu, chip memory saat ini sudah sangat murah. Hal ini merupakan penyebab harga RAM menjadi sangat terjangkau. Banyaknya pabrikan chip dengan kapasitas produksi tinggi merupakan salah satu penyebab jatuhnya harga RAM. Nah diantara banyaknya produsen ternama ambil contoh Corsair, yang mempercayakan lebih dari satu produsen chip untuk produk-produk memory mereka. Untuk produk Value Selectnya mereka gunakan Samsung, sedangkan untuk type Vengeance mereka gukanan Hynix atau Nanya. Atau G.skill yang sering mempercayakan produk mereka pada chip buatan Micron atau Elpida. Hynix atau Nanya sendiri mendistribusikan chip mereka dengan brand sendiri walau kebanyakan hanya menjadi RAM default saat notebook keluar dari pabrik.

RAM Merk OEM
RAM Merk OEM

Sayangnya, di Indonesia khususnya, merk-merk Hynix, Elpida Micron atau Nanya sering kali hanya di temui pada paket notebook baru yang terpasang sejak keluar pabrik. Padahal, kemampuannya sama dengan merk-merk ternama seperti OCZ, G.skill, Mushkin atau yang lain.

Pabrikan Memory terkadang seringkali berganti-ganti suplier chip. Harga dan kapasitas produksi yang biasanya menuntut pabrikan mencari suplier yang lebih kompeten. Misalkan minggu ke-2 2013 merk A menggunakan chip memory buatan si B, selang dua minggu kemudian diganti menjadi chip buatan si C. Biasanya penggantian ini di beri kode (batch). Dan setiap batch biasanya berbeda performa, walaupun kapasitas dan clock speed sama.

Jadi sebaiknya pilih yang mana?

Usahakan cari merk yang sama, jika tidk memungkinakan, berpeganglah pada chip memory lama.
Usahakan cari merk yang sama, jika tidk memungkinakan, berpeganglah pada chip memory lama.

Jika kita bukan seorang hardware enthusias yang seringkali berbagi pengalaman di forum-forum online guna mencari tau memory dengan batch mana yang bekerja paling maksimal, sebaiknya kita berpegang pada merk RAM atau chip yang ada pada RAM default pabrikan kita. Dipasar Indonesia sendiri, sangat-sangat sulit jika memaksakan diri mencari opsi RAM dengan kapasitas lebih besar dengan merk RAM persis standarnya. Jauh lebih mudah jika kita hunting berdasarkan chip RAM nya. Misalkan Chip RAM standar pada notebook kita menggunakan Hynix, anda bisa mulai mencari dari berbagai merk yang menggunakan chip Hynix namun dengan kapasitas lebih besar.

Bagaimana dengan merk Lokal?

Hal tersebut juga berlaku untuk merk lokal. Karena pada dasarnya, merk-merk tersebut di impor utuh dari pabriknya. Tentu saja pabrik dimana merk-merk lokal ini memesan sudah menjalin kerja sama dengan para pembuat chip memory yang sama dengan merk-merk ternama. Hanya saja, pemain lokal umumnya hanya menawarkan jenis RAM dengan performa standar tanpa kemungkinan optimalisasi seperti overclock ataupun over volting. Mengapa demikian, karena pabrikan dimana merk-merk lokal ini memesan biasanya tidak memiliki tim RnD khusus seperti yang dimiliki merk-merk ternama. Jadi, jika anda bukan seorang yang hobi mempush RAM ke limit tertingginya, merk lokal kami rasa sudah cukup.

Optimalisasi RAM melimpah dengan OS 64-bit.

Banyak yang berpendapat termasuk Pemmz bahwa operating system 64-bit sangat-sangat wajib untuk mengisi notebook-notebook modern saat ini. Selain akselerasi yang jauh lebih baik, OS 64-bit sangat efisien saat kita menjalankan banyak program sekaligus (multitasking). Seperti kita semua tahu, OS 32-bit hanya membaca RAM maksimal 3,2GB, hingga jika anda menggunakan 4GB RAM, sebesar 700MB lebih tidak terpakai, ini sangat tidak efisien. Jadi ada baiknya anda juga mengupgrade operating system anda ke versi 64-bit jika sudah menggunakan RAM 4GB atau lebih.

Sudah siap untuk Upgrade Memory Notebook kamu? 😀

Follow us @pemmz, facebook, slideshare

 

promo Aorus X7 DT GTX 10

3 COMMENTS

    • Maaf bro, mungkin bisa di perinci bagian mana dari artikel di atas yang mengarah pada indikasi bottle neck?
      Jika memang ada, kami akan segera perbaiki.

      Thx sudah mampir ke blog kita . .

Leave a Reply