Sebenarnya ini merupakan tips yang sudah cukup lama. Tapi berhubung desain sebuah notebook fan hingga saat ini tak mengalami banyak perubahan, semestinya tips ini masih relevan diterapkan. Untuk diketahui, semua gambar yang kami cantumkan disini adalah bukan merupakan property yang kami lakukan sendiri, melainkan dari berbagai sumber di internet. Beberapa gambar utama kami dapatkan disini. Seperti syarat dan ketentuan yang di sebutkan oleh sang executor, bahwa segala akibat yang timbul karena proses modifikasi yang anda lakukan adalah tanggung jawab anda sendiri. Begitupun yang kami terapkan.

Tujuan memodifikasi fan pada notebook adalah membuat fan agar selalu berputar dalam putaran maksimal. Perlu sama-sama kita ketahui. Pada notebook standar, fan diseting untuk berputar lebih lambat dari kemampuan sebenarnya. Biasanya dengan menurunkan arus masuk. Belum lagi jika fitur Intel Speed Step ataupun AMD Cool N Quite aktif, putaran fan akan dibuat teratur sesuai tingkat kepanasan yang dialami processor. Tujuan utama kedua fitur tersebut adalah untuk efisiensi daya. Khususnya di notebook yang terkadang perlu menghemat energy battery. Kedua fitur tersebut sangat memungkinkan untuk di non-aktifkan melalui setting bios.

Bagi anda yang notebooknya masih dalam masa garansi, sebaiknya menunda dahulu proses modifikasi ini. Sebab, kegiatan ini sudah pasti akan merusak segel garansi dan membatalkan masa garansi notebook anda. Namun jika anda memaksa, terserah!.

Let’s Mod!

Hal pertama yang dilakukan sudah pasti mencari tahu bagaimana membuka tiap bagian cover notebook anda. Jika sudah dalam keadaan telanjang dan anda bisa melihat motherboard notebook anda, eksekusi siap dilakukan.

Tampak dalam notebook

Tak jauh berbeda dengan CPU Cooler fan pada jenis desktop, umumnya CPU Fan pada notebook juga memiliki 4 kabel power. Dan standarnya, diwarnai kuning, hitam, biru dan merah. Tak perlu pusing dulu, karena kita hanya memutus kabel biru untuk proses modifikasi ini. Kabel biru sendiri aslinya tersambung ke rangkaian yang mengontrol kecepatan fan. Dengan memutus kabel biru, otomatis fan tidak lagi dibawah kontrol dan akan berputar secepat yang dia bisa. Mungkin jika anda perhatikan, CPU fan yang murah meriah biasanya tak dibekali kabel berwarna biru ini. Silakan simak dan pahami dahulu skema dibawah sebelum melanjutkan ke proses selanjutnya.

Skema pengerjaan.

Pada skema di atas, yang seringkali memerlukan “hard mod” adalah pemasangan dan penempatan switch. Di beberapa notebook modern, seringkali dijumpai wireless switch yang berfungsi mematikan secara permanen fitur wireless seperti WiFi dan Bluetooth. Hal ini bisa menjadi sebuah kemudahan bagi anda yang tak ingin merusak casing notebook. Namun resikonya, wireless switch harus dimodifikasi terlebih dahulu ke posisi “Always-ON”. Caranya tentu saja dengan melepas semua koneksi di kaki switch yang disolder pada module wireless swicth board dan memasang jumper untuk menggantikan posisi “Wireless-On”.

Pemasangan jumper tergantung konfigurasi switch notebook anda.

Namun jika kebetulan notebook anda tak memiliki switch ini, terpaksa anda harus ke toko elektronik untuk mencari switch yang akan digunakan. Dan tentunya melubangi sedikit bagian cover notebook anda. Posisinya, silakan anda tentukan sendiri. Sedikit saran, dibagian bawah notebook mungkin lebih bagus untuk kesan tersembunyi.

Switch tambahan.

Selamat berprakarya. . . . .!!!!

Pemmz JajanRamdhan promo

2 COMMENTS

Leave a Reply