MSI GX60 Review | Feat: AMD Trinity Technology

MSI seolah tak ingin tertinggal dari para pesaingnya. Merevisi jajaran Notebook mereka dengan hardware terbaru adalah langkah yang mereka anggap wajib. Seperti yang Kita Review kali ini, MSI GX60. Menggunakan Processor terbaru dari AMD, kode name Trinity seri A10 4600M sebagai otak utamanya, GX60 yang masuk dalam jajaran laptop gaming MSi ini juga dibekali VGA kelas atas walaupun dalam die CPUnya sudah tertanam AMD Radeon HD 7660. Tak tanggung-tanggung, Radeon HD 7970M yang merupakan kasta tertinggi dari AMD Radeon Mobile GPU dipercaya mengawal processor ber-TDP 35W ini.  Tidak hanya itu, MSI juga menyertakan LCD berresolusi Full HD sebagai andalan para Gamer bermain di Notebook. AMD trinity dikembangan dari core piledriver dengan proses fabrikasi 32 nm. Processor ini berbasis Mobile quad core AMD dengan speed 2,3 GHZ memiliki kinerja yang bagus dari segi performance + Value. Processor ini sangat layak digunakan pada notebook jenis Ultrabook dikarenakan irit daya. Apakah MSI GX60 dapat menarik simpatik dari para Gamer dari kubu lainnya? Mari simak Review yang kami lakukan, dan silakan nilai, apakah pantas GX 60 dengan AMD trinity + AMD HD 7970 2GB GDDR5 untuk memenuhi kebutuhan gamer.

<

Specification

Pada MSI GX60 yang kami  review memiliki spesifikasi sebagai berikut :

  • AMD Trinity A10 4600M 2,3 GHZ Mobile Quad core
  • 8GB RAM 1600 DDR3
  • 750GB HDD 7200rpm
  • AMD Radeon HD 7970M 2GB GDDR5 with AMD Eyefinity Multi-Display Technology Support
  • 15.6 Matte Full HD display
  • 2.1 Channel Audio with Audio Boost + THX certified
  • DVDRW Supermulti drive
  • Steel Series Keybaord Gaming
  • USB 3.0 + ESATA 3.0
  • Killer Gigabit Ethernet card
  • Wifi N

Dari spesifikasi yang tertera diatas, sudah sangat jelas kalo MSI GX60 memang diperuntukan untuk Gaming, mulai dari Layar Full HD , AMD  Radeon 7970M, 8GB Ram,Killer Gigabit. 750 GB HDD dan Keyboard dari steelseries, Namun bagaimanakah dengan Processornya ? Apakah cukup untuk mengimbangi kinerja AMD Radeon 7970M ? . Seperti yang kita ketahui bahwa AMD trinity adalah Processor AMD terbaru yang menyertakan GPU on die didalamnya. Ini menjadikan dia salah satu alternatif yang bagus untuk Ultrabook. Namun bagaimana jika diterapkan pada Notebook gaming? Apakah merupakan Processor yang tepat? .

AMD Trinity

AMD trinity merupakan Generasi kedua dari A-series APU. Dari pengalaman dengan AMD liano, AMD telah dapat melakukan peningkatan dan improvisasi untuk Low Power Processor dan Performa.  AMD trinity dilengkapi dengan GPU didalamnya yang berbasis AMD radeon HD 7660G yang memiliki Shader core sebanyak 384 cores , tentu peningkatan Onboard GPU sangat berpengaruh secara keseluruhan. Namun peningkatan Processor tidak terlalu significant walaupun jika dibanding processor amd sebelumnya terdapat persentase margin yang lumayan.

AMD memperkenalkan teknologi turbo core terbaru yaitu Turbo core 3.0 pada AMD trinity ini. A10 4600m ini memiliki clock speed standar 2,3 GHz dan dapat  ditingkatkan hingga 3,2 GHz ( 1 core thread) jika menjalankan single thread aplikasi .

AMD turbo core akan meningkatkan kinerja speed dari GPU jika CPU tidak mencapai TDP limit tertinggi, sehingga kinerja GPU 7660G akan dinamis tergantung load aplikasi. GPU 7660G pada trinity memiliki base clock pada 496MHz, jikalau load aplikasi meningkat, maka akan menigkat menjadi 685MHz dengan syarat cpu tidak dalam load tinggi. ini memang sangat baik sebagai pembagian load kinerja untuk mana saja yang lebih dibutuhkan, sehingga dapat mendapatkan peforma yang bagus selain juga tidak boros daya.

MSI GX60

Dengan dirilisnya AMD Trinity, dianggap sebagai momentum yang tepat bagi MSi untuk merefresh seri GX. MSi GX60 memiliki segala macam fitur terbaru yang sesuai dengan standar dari notebook gaming MSI. Apa saja fitur-fitur tersebut? berikut informasinya .

AMD Radeon™HD 7970M Discrete Class Graphics

MSI menggunakan AMD 7970M sebagai sumber tenaga yang sangat besar bagi gamers, karena AMD 7970 merupakan GPU kasta tertinggi saat ini pada platform AMD, disertai dengan 2 GB GDDR5, dan  all-new 28nm graphics core supports DirectX®11 technology, world-class PowerTune Technology. MSI juga meng-claim kalo AVG FPS nya lebih tinggi dari GPU generasi sebelunya yaitu AMD 6990M .

AMD Eyefinity Multi-Display Technology Support

MSI GX 60 mendukung teknologi dari AMD eyefinity yang dapat mengeluarkan output untuk maximum 3 layar sekaligus, ini merupakan fitur yang bagus dan luar biasa karena dapat berguna sekali untuk kinerja Workstation yang kadangkala membutuhkan lebih dari satu layar, serta dapat digunakan dalam gaming untuk surround display.

Killer Gaming LAN

Karena kebutuhan gamer online akan kinerja dari jaringan, maka MSI pun menyertakan Killer Gaming ethernet yang memang terbukti memperbaiki latency dari internet yang akan digunakan Gamer untuk bermain online. Gamer akan mendapatkan keuntungan untuk respontifitas yang tinggi dari sebuah Killer Ethernet.

Steelseries Keyboard Gaming

Keyboard steel series memang menjadi trademark untuk standarisasi Notebook Gaming dari MSi, dan pada GX60 pun dibekali steelseries namun tanpa backlight. Fitur yang ditawarkan masih sama yaitu anti ghosting  typing up to 10 simultant key.

THX Studio pro + 2.1 Audio Boost

Untuk sound system MSi GX60 menggunakan codex THX untuk effect surround, speaker 2.1 channel dan panel audionya mendukung audio boost yang berguna saat anda menggunakan Headphone yang membutuhkan daya tinggi, maka suara akan lebih keras dan meningkatkan kualitasnya.

Dari Fitur yang ditawarkan sangat terlihat bahwa MSI memberikan segala macam fitur yang terbaik untuk gamers yang akan menggunakannya dan untuk Notebook Gaming dengan AMD Trinity merupakan fitur yang sangat mewah. Sebagai perkenalan, silakan nikmati foto-foto bentuk fisiknya.

Penampakan Fisik

keyboard Toots
Steelseries Logo

Keyboard MSI yang disertai logo yang diukir membawa kesan yang exclusive, tombol keyboard yang nyaman untuk digunakan dan jarak antar tombol tidak berdekatan berguna untuk gamer yang bertangan besar.

Touchpad and indicator

Touchpad pada MSI GX60 sama seperti MSi notebook gaming lainnya meiliki texture yang sama seperti body nya sehingga membuat kesan clean. Pada deretan indicator, terdapat untuk indicator untuk bluetooth, wifi, baterai, sleep dan hdd access.

Panel Belakang bagian tengah
Exhaust fan outtake

Pada Panel belakang terdapat DC adaptor konektor, Killer Gigabit LAN, D-sub VGA , Display port, dan HDMI out, untuk konektifitas memang MSI cukup bagus peletakannya karena untuk keperluan output pasti pada bagian belakang sehingga tidak akan menggangu ketika digunakan. Pada sisi sampingnya jelas terliat sirip-sirip heatsink dan outtake untuk sirkulasi udara panas yang keluar lewat belakang.

Panel Kiri

Pada panel sebelah kiri terdapat 3 buah port USB 3.0, Card Reader, dan sebuah Exhaust Fan outtake. Penggunaan usb 3.0 sudah lebih banyak disediakan dibanding USB 2.0. Mayoritas USB ada pada panel kiri, sangat bagus karena tidak akan menggangu pengguna yang umumnya menggunakan mouse pada tangan kanan.

Panel Kanan

Pada Panel sebelah kanan terdapat Audio port 5.1 yang pada tiap lubang jacknya dilapisi Gold untuk menjamin konektifitas dan kualitas suara terbaik, sebuah USB 2.0 dan juga DVDRW supermulti.

Workstation area

Workstation area secara keseluruhan masih mencirikan notebook gaming MSI. Palm rest nya juga nyaman untuk dipakai dalam waktu yang lama serta tidak menghasilkan panas yang berlebih.

Perspective view

Matte display pada LCD yang digunakan sangat membantu saat penggunaan di area yang berlebihan cahaya seperti luar ruangan pada siang hari karena tidak akan memantulkan cahaya.

Sebagian dari anda pasti setuju, GX60 masih menggunakan layout dan bentuk case yang sama dengan seri 15.6 inc lainnya. Bentuk frame-case dan layout memang sangat bagus, sayang tidak lagi istimewa karena tidak adanya perubahan dari seri-seri sebelumnya.

Performance Analysis

Kita akan langsung melakukan testing performance dari MSI GX60 dengan stadarisasi yang sama dengan menggunakan Synthetic Benchmark dan Real Gaming performance. Keduanya digunakan agar tidak bias dalam pengujian, tentunya kita selalu menganjurkan agar anda lebih berpatokan pada hasil realtime benchmark. Driver yang digunakan pada testing adalah versi pre build dari MSI, karena dapat update ke versi terbaru.

Synthetic Benchmark

3d Mark 2006

Pada hasil 3d mark 2006 terlihat sekali kalo terjadi bottleneck pada processor karena dari CPU score tergolong sangat kecil, sementara score lainnya besar terutama SM3 GPU. Dari sini bisa diasumsikan CPU yang digunakan ternyata memang tidak capable untuk mendongkrak kinerja AMD HD 7970M.

3d Mark Vantage

Begitupun pada 3D Mark Vantage yang memang merupakan testing untuk peforma DX10, terlihat sekali kalo score yang dihasilkan sangat tidak optimal. Lagi-lagi indikasi bootleneck terlihat dari CPU score yang tergolong kecil.

3d mark 2011

Physic score (CPU) pada 3d mark 2011 yang minim membuat overall score MSI GX60 ini menjadi kecil. Jika saja penggunaan processor lebih sesuai, dijamin score pada 3d mark 2011 ini bisa lebih tinggi lagi.

CPU Photoshop

Untuk memperlengkap analisa, kita juga menggunakan testing dari aida dalam hal benchmark. Dari testing photoshop ini dapat terlihat kalo CPU dari AMD trinity memang kurang sesuai untuk kinerja sekarang ini. Bahkan dia belum dapat mengimbangi performa Intel core i5 1st Generation. Sangat disayangkan memang, AMD belum mampu menciptakan Processor yang performanya sekelas.

CPU Queen

Hasil benchmark CPU Queen pun tak berpihak pada AMD. Secara keseluruhan, kinerjanya belum mampu mengimbangi saingannya dari kubu biru. Bisa dilihat dari score akhir dengan perbedaan yang cukup significan. Walalupun begitu, pasti ada alasan AMD menseting tiap-tiap CPU buatan mereka.

Real Gaming Benchmarking

Waktunya kita lihat performa MSi GX60 ini dalam real time Benchmarking.

Max Payne 3

Max payne 3 merupakan Game yang dapat secara bebas dipilih untuk jenis API yang digunakan, mulai dari DX 9 sampai DX11. Dalam testing kali ini  kita menggunakan DX11 pada Max payne 3 dengan Full detail dan Full HD, dari hasilnya terlihat kalo minimum FPS adalah 26 yang seharusnya bisa lebih tinggi jika tenaga dari CPU mampu menyeimbangi GPU. Max payne memang optimal untuk Quad core namun, untuk AMD A10 masih belum dapat mencukupinya.

Crysis 2

Pada pengujian Crysis 2 kita gunakan preset Extreme Detail DX11. Dapat dilihat jikalau minimum FPS didapat angka 28. Walaupun masih dibawah standar, namun masih sangat lumayan karena Crysis 2 merupakan game yang lebih membutuhkan kinerja GPU dibanding CPU. Walaupun begitu kinerja dari 7970M seharusnya tetap bisa lebih tinggi lagi. Lagi-lagi masalahnya jelas terjadi karena Bottleneck dari CPU.

Mafia 2

Mafia 2 memang game yang memiliki efek partikel yang bagus serta optimized untuk quad core, untuk testing pada GX60 ternyata minimum FPS didapat angka 26 dan ini menyebabkan beberapa scene terlihat seperti Loading Pause yang menggangu kenikmatan gameplay. Bottleneck pun menjadi masalah utama pada game ini.

Lost Planet 2

Lost Planet 2 merupakan game yang kita tahu sangat berat. Walaupun sudah diturunkan dengan menggunakan DX9 preset Full Detail, tak banyak membantu mendongkrang nilai minimun FPS yang berada di rentang 14,5 FPS, jauh dibawah standar, dan merusak total pengalaman Gameplay. Sekali lagi sangat disayangkan performa processornya menjegal performa GPU yang memang sangat powerfull.

Sleeping Dog

Sleeping Dog merupakan game baru yang berbasiskan open World, dengan kota yang luas dan image quality yang bagus maka game ini memang optimal untuk DX 11. Testing pada Medium quality, minimum FPS hanya terbatas pada 22, menyebabkan gameplay terasa sangat lambat. Dengan terpaksa kami turunkan ke preset Low detail, terjadi peningkatan yang lumayan pada minimum FPS menjadi 28 FPS dan gameplay lebih balanced.

Resident Evil 5

Benchmark pada RE5 merupakan benchmark favorit ala Pemmz, dan pada Re 5 terdapat kabar baik kalo minimum FPS ada pada 65, walaupun begitu bottleneck teteap terjadi karena kinerja 7970M seharusnya dapat jauh lebih tinggi lagi.

Borderland 2

Borderland 2 merupakan Game baru yang sangat bagus dari segi storyline dan image quality. Pada game borderland dapat dilihat walaupun bottleck tidak dapat dihindari, namun game ini dapat di mainkan dengan lancar dan mulus pada Full detail.

Conclusion

Dari semua Testing Peforma yang kita jalankan, jelas sekali jikalau AMD trinity tidak dapat memaksimalkan kinerja HD 7970M. AMD Trinity memang ditunjukan ke segment middle low performance. Lalu pertanyaannya, Apakah performa Processor AMD Trinity ini tergolong  buruk? Jawab kita Tidak juga, AMD Trinity merupakan perkembangan dari AMD liano yang cukup drastis dalam hal peforma dan irit daya serta menggunakan platform Bulldozer. Semua ini lebih kepada keputusan kenapa dipadukan dengan AMD Radeon HD 7970M yang kita semua tahu merupakan kasta tertinggi. Padahal jika di sandingkan dengan GPU kelas Middle bahkan Middle high, Kami yakin kinerjanya akan lebih maksimal dan mengurangi Drop pada minimum FPS. Terlepas dari itu semua, AMD trinity merupakan implementasi AMD dan harapan baru bagi AMD untuk pasar mobile. Yang tentunya sangat kita tunggu pengembangan kedepannya.

Pros :

  • –  Eyefinity ready up 3 display
  • – Power Efficiency
  • – Steelseries keyboard Gaming
  • – Killer Gigabit Ethernet
  • – FULL HD Matte display
  • – THX studio pro

Cons :

  • – Mediocore Performance overall
  • – Drop FPS on some Games
  • – Bottlenecking CPU performance
  • – AMD trinity not appropriate to Powering High end GPU
  • – same design case

Follow us @pemmz, facebook, slideshare

 

loading...

5 KOMENTAR

  1. bodi plastik tapi mirip banget kaya stainless steel
    tapi kalo saya lebih milih plastic drpd stainless, soalnya seperti bodi ASUS rada sedikit nyetrum gara2 pake stainless, apalagi kalo tangan rada basah gara2 keringat.

  2. … [Trackback]

    […] Read More: pemmz.wordpress.com/2012/10/02/msi-gx60-review-feat-amd-trinity-technology/ […]

Tinggalkan Balasan